Sejarah Penemuan Billyard Di Dunia

Sejarah Penemuan Billyard Di Dunia

Bilyar
Secara umum Billyard diartikan sebagai sebuah cabang olahraga yang masuk dalam kategori cabang olahraga konsentrasi, sehingga sangat dibutuhkan ketahanan dan pemahaman mental yang benar serta harus ditunjang oleh kemampuan fisik yang prima agar mampu berprestasi lebih tinggi dan stabil.

Mengenai asal-usul olah raga permainan billiard belum secara jelas diketahui, beberapa sumber menyebut bahwa permainan ini berasal dari Prancis, Italia, Spanyol, atau Cina. Namun banyak pula sumber yang menerangkan bahwa  asal-usul permainan ini adalah permainan yang biasa dimainkan di taman seperti halnya croquet ( kriket ) yang populer dimainkan di Eropa Timur dan Prancis pada abad ke-15, yang pada akhirnya permainan tersebut dipindahkan ke dalam ruangan dengan meja yang diberi taplak berwarna hijau menyerupai rumput dengan diberi pembatas kecil ditambahkan pada pinggiran meja. Bola-bolanya didorong dengan kayu panjang yang disebut “mace”.

Kata billiard diperkirakan berasal dari kata “billart” yang berarti tongkat kayu atau “bille” yang berarti bola. Pada awalnya, permainan ini dimainkan dengan dua bola pada meja yang berkantong enam dan gawang seperti dalam permainan Croquet ( kriket ) dengan menggunakan tongkat lurus sebagai sasaran pantul. Memasuki abad ke-18, gawang dan tongkat sasaran pun tidak lagi digunakan, hanya tinggal bola – bola dan kantong-kantongnya saja.

Sejak awal tahun 1800-an, permainan ini banyak dimainkan oleh kaum bangsawa, oleh karena itu permainan ini pernah populer dengan nama Noble Game of Billiards. Namun banyak juga bukti -bukti yang menunjukan bahwa permainan tersebut telah dimainkan oleh orang-orang dari berbagai tingkat sosial. Pada tahun 1600an, permainan ini sudah cukup dikenal. Shakespeare pun menyebutkan permainan ini dalam karyanya “Antony and Cleopatra” yang pada waktu itu disebut old egyptian sport.

Di Inggsris, Permainan Biliar populer pada tahun 1675. Dan tahun itu pula diterbitkan buku peraturan biliard. Selanjutnya billiard dipopulerkan sebagai olahraga scientific oleh Captain Mingaud, seorang tahanan politik pemerintah ketika terjadi revolusi perancis. Saking cintanya dengan biliard, dia menolak untuk dibebaskan dari penjara ketika masa hukumannya berakhir.

Mingaud pula yang menemukan "tip", yaitu tambahan kulit di ujung cue. Dengan tip pukulan jadi lebih akurat dan mudah melakukan kontrol cue ball. Tip temuanya lama-kelamaan mengeras dan mengurangi efektifitas pukulan sehingga perlu diganti secara berkala. Akhirnya mingaud meninggalkan penjara dan keliling perancis melakukan eksibisi biliard.

Jack Carr, seorang pelatih biliard inggris berjasa menemukan tehnik pukulan off-center, yaitu memukul cue ball dititik off-center guna mendapatkan efek spin. Sekarang pukulan off-center ini dikenal dengan istilah English. Di inggris pukulan seperti ini disebut side. Dia pula yang menemukan ide untuk mengoleskan kapur pada permukaan tip untuk meningkatkan akurasi pukulan. Sepanjang tahun 1820 jack carr berkeliling eropa, melakukan pelatihan billiard sambil menjual magical twisting chalk temuannya.

Sumber: https://aturanpermainan.blogspot.co.id, "Sejarah dan Asal-usul Biliard"
Read More
Sejarah Ditemukannya Voli Pantai

Sejarah Ditemukannya Voli Pantai

Voli Pantai
Voli pantai adalah variasi dari bola voli, yang dimainkan di atas pasir. Dua tim yang dipisahkan oleh jaring memukul bola voli menggunakan lengan atau tangan. Para pemain berusaha untuk memukul bola melawati atas jaring agar memasuki lantai di daerah lawan, serta harus mencegah bola jatuh di daerah mereka sendiri.

Voli pantai populer sebagai aktivitas rekreasi di tempat-tempat yang memiliki pantai berpasir yang luas, namun sering juga dimainkan di lapangan pasir yang bukan di pantai. Bahkan, olahraga ini populer di beberapa negara yang tidak berbatasan dengan laut, seperti Swiss. Olahraga ini termasuk olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade, dan badan tertingginya adalah Fédération Internationale de Volleyball. Menurut peraturan resmi, voli pantai menggunakan dua orang dalam satu tim.


Sejarah

Permainan bola voli pantai pertama kali dimulai pada tahun 1920-an, berawal dari sebuah kota yang bernaman Santa Monica, yang terletak di wilayah California. Permainan yang merupakan perkembangan dari permainan bola voli ini mulai mengembangkan sayapnya di wilayah Eropa dengan lamban. Penyebarannya ke wilayah- wilayah yang terdapat di benua Eropa mulai terlihat pada sekitar tahun 1930-an, sepuluh tahun setelah pertama kali diciptakan. Perkembangan permainan ini betul-betul berjalan dengan lamban. Hal ini dapat dilihat pada masa kepopulerannya. Permainan bola voli pantai ini baru mulai terkenal pada sekitar tahun 1980-an.

Brazil dan Amerika Serikat adalah dua negara yang selama berpuluh-puluh tahun telah berkecimpung dan mendominasi permainan bola voli pantai pada kelas internasional. Selain Brazil dan Amerika Serikat, belakangan ini Australia juga telah muncul sebagai negara terkuat yang ketiga dalam permainan bola voli ini. Beberapa negara yang lain, yang terletak di Eropa juga telah berusaha untuk terus mengembangkan potensi mereka.

Sumber: Aturan Permainan, "Sejarah Bola Voli Pantai"
Read More
Juan Carlos Ceriani - Penemu Futsal Pertama Kali

Juan Carlos Ceriani - Penemu Futsal Pertama Kali

Juan Carlos Ceriani
Juan Carlos Ceriani Gravier ( 9 Maret dari 1907, 25 Juni dari 1996 ) adalah seorang guru pendidikan jasmani Uruguay. Ia diakui dunia sebagai penemu futsal yang sekarang diminati sebagai olahraga gaya hidup hampir semua kalangan. Ceriani tercatat sebagai lulusan Federasi Amerika Selatan YMCA (sekarang Konfederasi Amerika Latin) dan memegang gelar Sekjen Asociaciones Christianas Jovenes (ACJ) dan guru pendidikan jasmani.


Awal ditemukan

Futsal pertamakali dipopulerkan oleh Juan Carlos Ceriani di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930. Pada waktu itu Ceriani tidak sengaja untuk menciptakan olahraga futsal. ia terilhami pada saat tim sepak bolanya ingin mengadakan latihan tetapi cuaca tidak mendukung untuk mengadakan suatu latihan. Ceriani mengambil keputusan untuk memindahkan latihan sepak bolanya di dalam suatu ruangan. Walaupun sering mengadakan latihan yang berada di dalam ruangan, apa yang diharapkan Ceriani dari anak asuhnya mempunyai keterampilan yang baik ternyata sesuai dengan yang diharapkan. Dengan adanya hasil yang mengembirakan itu Ceriani mempunyai suatu gagasan untuk menciptakan olahraga yang ada di dalam ruangan dengan jumlah pemain yang relatif lebih sedikit yaitu lima orang pemain. Selain itu, lapangan yang digunakan juga lebih kecil. Dengan melihat lebih baik dan lebih efektifnya olahraga futsal tersebut, olahraga ruangan ini berkembang sangat pesat terutama di negara-negara yang berada di kawasan Amerika Selatan.

Karena olehraga futsal menggunakan lapangan yang lebih sempit dan jumlah pemain yang lebih sedikit, olahraga ini membutuhkan teknik dan keterampilan khusus. Baik itu teknik dalam membawa bola maupun teknik dalam menahan bola. Tidak heran apabila pemain futsal secara teknis lebih baik dibandingkan dengan pesepak bola konvensional.

Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.


Pertandingan internasional Futsal pertama

Dengan adanya perkembangan yang sangat pesat serta untuk mengukur dan mengetahui sejauh mana kemampuan dan kemajuan pemain-pemain futsal yang ada, Negara-negara khususnya yang ada di kawasan Amerika Selatan mengadakan pertemuan  yang membahas tentang suatu kompetisi. Dengan adanya kesepakatan dalam pertemuan tersebut, maka diadakan suatu kompetisi. Kompetisi untuk pertama kalinya diadakan pada tahun 1965 dan yang menjadi tuan rumah dan juaranya adalah Uruguay.

Dalam Pertandingan internasional pertama yang diadakan pada tahun 1965 tersebut, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.

Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.

Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California.


Pengakuan dari FIFA

Dengan berkembangnya olahraga futsal ke seluruh dunia serta sangat solid dan baiknya dalam pengorganisasian, FIFA sebagai badan dunia olahraga sepak bola semakin tertarik dan mengakui bahwa olahraga futsal sedikit banyak ikut serta dalam mengembangkan keterampilan dan teknik-teknik yang baik bagi perkembangan dan kemajuan sepak bola, terutama dalam teknik-teknik sepak bola didalam lapangan rumput. Dengan adanya pengakuan FIFA atas keberadaan olahraga futsal ini, FIFA mengambil alih penyelenggaraan kejuaraan dunia futsal. Kejuaraan dunia futsal akan diadakan setiap 3 tahun sekali.

Negara yang pertama kali menjadi tempat penyelenggaraan kejuaraan dunia futsal pada tahun 1989 adalah Belanda (di kota Rotterdam) dan yang keluar sebagai juara adalah Brasil. Penyelenggaraan yang kedua kalinya pada tahun 1992 bertempat di Hongkong, Brasil keluar sebagai juara lagi. Dengan telah berjalan dan terselenggaranya kejuaraan dunia futsal 3 tahun sekali, FIFA sebagai badan tertinggi dunia dalam sepak bola mengadakan rapat dan evaluasi. FIFA memutuskan dan menetapkan bahwa kejuaraan dunia futsal tidak diadakan 3 tahun sekali, akan tetapi menjadi 4 tahun sekali.

Sumber: aturanpermainan.blogspot.com, "Sejarah Olah Raga Futsal Dunia"
Read More
Siapa Penemu Olah Raga Permainan Bowling?

Siapa Penemu Olah Raga Permainan Bowling?

Boling
Bowling adalah jenis olahraga atau permainan yang dimainkan dengan menggelindingkan bola khusus menggunakan satu tangan. Bola boling akan digelindingkan ke pin yang berjumlah sepuluh buah yang telah disusun menjadi bentuk segitiga jika dilihat dari atas.

Namun Siapakah Penemu Permainan ini? menurut para Ilmuwan, orang-orang Mesir sudah mengenal bowling sejak berabad-abad lalu. Hal tersebut terbukti dengan ditemukannya sejenis bola, pin dan peralatan lain untuk bermain bowling dipemakaman anak-anak Mesir yang berumur 5200 sebelum Masehi oleh para arkeolog.

Negara-negara di daratan Eropa Sudah mengenal permaianan ini sejak lama,  seperti Belanda, Inggris, dan Jerman.

Sebelum bernama bowling, permainan ini bernama "Dutch pins". Orang Belanda mengenal bowling dari orang-orang Inggris pada awal tahun 1100-an. Didaratan Eropa tidak hanya dua negara ini saja yang mengenal bowling, Jerman juga memiliki permainan sejenis. Dengan menggunakan bola dan 9 buah tongkat kayu yang disebut "Keglers", hingga saat ini kebanyakan orang Jerman menyebut pin dengan keglers.

Di Amerika permainan bowling memang sangat populer dari dulu hingga sekarang. Pada awal-awal kemunculan permainan ini juga memiliki pasang surut. Ada masa-masa dimana orang-orang mulai berjud! untuk permainan ini. Untuk beberapa waktu, bowling sempat dinilai sebagai suatu permainan terlarang yang melanggar hukum. Setelah perjalanan panjang baru sekitar tahun 1900-an bowling kembali diterima dimasyarakat sebagai bagian dari rekreasi. Bahkan di tahun 1895 Amerika membentuk sebuah organisasi resmi American Bowling Congress.

Di Amerika, olah raga bowling pertama kali dipopulerkan oleh orang-orang Belanda yang datang kesana pada tahun 1600-an. (Sumber: KASKUS)
Read More
Sejarah Penemuan Olahraga bulu Tangkis / Badminton

Sejarah Penemuan Olahraga bulu Tangkis / Badminton

Permainan Battledore and Shuttlecock pada tahun 1854
Permainan Battledore and Shuttlecock
pada tahun 1854
Awal

Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Tiongkok.

Nenek moyang terdirinya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.

Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.

Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Tiongkok, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.


Asal nama Badminton

Olah raga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.

Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore bulu tangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.

Rancangan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.

Bulu tangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia. (Sumber: Wikipedia)
Read More
Jenni Irawan, mahasiswi STTS Ciptakan Aplikasi Pokemon Spy

Jenni Irawan, mahasiswi STTS Ciptakan Aplikasi Pokemon Spy

Jenni Irawan
Jenni Irawan adalah seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) yang telah membuat peta letak pokemon sebagai pendukung game Pokemon Go yang bernama STTS Pokemon Spy.

Pokemon Spy diprogram untuk mampu menemukan Pokemon dengan jangkauan hingga 10km. Sehingga, para pemain Pokemon Go dapat langsung menuju lokasi adanya Pokemon tanpa mengandalkan notifikasi mendadak dari game Pokemon Go.

Aplikasi Pokemon Spy berjalan secara real time. Sehingga dapat memberikan informasi yang lebih akurat pada para pemain untuk mengetahui letak Pokemon, jenis Pokemon, serta berapa lama karakter Pokemon tersebut akan mendiami lokasi tersebut.

Baca: "Profil John Hanke - Penemu Games Pokémon Go"

Berawal dari permainan Pokemon Go yang banyak menimbulkan kejadian tidak diinginkan akibat pengguna yang tidak mengerti letak-letak spesifik pokemon yang mereka buru.

Dibimbing sang dosen, Reddy Alexandro Harianto, Jenni Irawan untuk membuat program yang membuat peta letak pokemon sebagai pendukung game Pokemon Go yang bernama STTS Pokemon Spy.

"Awalnya sudah pernah membuat program berbentuk plot peta, sehingga ketika muncul ide untuk membuat Pokemon Spy, hanya tinggal mengubah obyek menjadi lokasi dan jenis pokemon di tiap-tiap plot." demikian penjelasan Jeni seperti dikutip dari SURYA.co.id, Jumat (22/7/2016).

Jenni dibantu Reddy meminta informasi lokasi dan pokemon pada server Pokemon Go disekitar lokasi kampus STTS dengan jangkauan 10 km. Sehingga, pengguna yang mencari pokemon langka hanya perlu melihat di program Pokemon Spy dan langsung menuju lokasi tersebut, tanpa harus mengandalkan notifikasi dari game Pokemon Go yang mendadak dan dapat menimbulkan kecelakaan.

"Program ini berjalan secara real time sehingga dapat memberikan informasi akurat pada pengguna mengenai letak Pokemon, dan jenis Pokemon apa saja yang berada pada lokasi tersebut, serta berapa lama Pokemon tersebut akan mendiami lokasi itu," lanjut mahasiswi Jurusan Teknik Informatika itu.

Setelah dicoba, program tersebut memang sangat akurat. Contohnya ketika berada di kampus STTS, pada map menunjukkan adanya pokemon jenis Rattata dan ketika aplikasi game Pokemon Go dibuka, Rattata tersebut langsung muncul dan dapat ditangkap oleh pengguna. Selain itu juga menunjukkan adanya dua Gym di dekat STTS.

"Saat ini memang masih bisa menjangkau jarak 10 km dari STTS, namun jarak itu lebih jauh dari jangkauan Pokemon Go yang dapat menunjukkan pokemon terdekat pada jarak 300 m," tambah Reddy.

Selanjutnya jika banyak tuntutan dari pengguna, Jenni dan Reddy akan mengembangkan program hingga jangkauan se-Surabaya.

Program STTS Pokemon Spy ini dibuat Jenni dalam waktu 4 hari dan dapat diakses di pokespy.stts.edu jika pengguna Pokemon Go berada di wilayah kampus STTS. (Sumber: surabaya.tribunnews.com)
Read More
Profil John Hanke - Penemu Games Pokémon Go

Profil John Hanke - Penemu Games Pokémon Go

John Hanke adalah seorang pengusaha  Amerika. Dia sekarang memimpin Niantic Labs sebuah perusahaan yang mengeksplorasi ponsel eksperimental, sosial, dan aplikasi lokal seperti Ingress dan Pokémon Go. Sebelum bergabung dengan Google, Hanke pendiri dan juga CEO dari Keyhole, Inc. Google mengakuisisi Keyhole pada tahun 2004, kemudian produk ini menjadi cikal bakal terbentuknya Google Earth. Setelah Keyhole diakuisisi, Hanke menghabiskan beberapa tahun sebagai Wakil Presiden Manajemen Produk untuk "Geo" divisi (Google Earth, Google Maps, Local, StreetView, SketchUp, dan Panoramio).


Kehidupan Awal

Hanke tumbuh di Cross Plains, Texas. dia mendapatkan gelar sarjana (Plan II Honors) dari Universitas Texas, Austin. Saat sebagai mahasiswa di UT, Hanke memimpin pembicara komite Distinguished Speakers Committee dan membawa pembicara seperti Jeane Kirkpatrick, Kurt Vonnegut, Jr., Dith Pran, dan lain-lain untuk berbicara dalam kuliah umum di kampusnya. Hanke mendapatkan gelar MBA-nya dari Haas School of Business di Universitas California, Berkeley, dia bekerja di Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat di Washington D.C dan Myanmar. Setelah wisuda, Hanke kemudian mulai membantu dua perusahaan yang sukses di bidang perangkat lunak hiburan, Archetype Interactive dan Big Network. John Hanke juga bekerja di salah satu perusahaan pengembang game online MMOs atau disebut Meridian 59.


Penemuan Game Pokemon Go

Awal Penemuan Pokemon Go sudah dijajaki John Hanke sejak 20 tahun lalu. John sudah memiliki perhatian pada dunia online game sejak ia masih duduk di bangku sekolah. Tahun 1996, John Hanke sebagai co-creat, menciptakan sebuah MMO (massively multiplayer online game) pertama yang diberi nama Meridian 59. Tapi kemudian dia menjual game tersebut kepada 3DO.

Salah satu cita-cita dan passionnya adalah memetakan dunia. Tahun 2000, John meluncurkan Keyhole yang menghubungkan peta dengan foto udara. Dia lantas menciptakan peta dunia yang mengikutsertakan GPS yang terhubung pada foto udara tiga dimensi. Dulu, dia yang pertama membuat peta canggih ini.

Keyhole merupakan cikal bakal Google Earth dimana sebelum membuat Google Earth, Google terlebih dahulu membeli Keyhole. Sejak saat itulah, dia bertekad untuk fokus pada game yang berbasis GPS.

Perhatian Jhon Hanke pada pemetaan terus berjalan seiring pada tahun 2004 ia menjalankan tim Google Geo hingga tahun 2010. Selama enam tahun, dia dan timnya membuat Google Maps dan Google Street View.

Tahun 2010, dia lantas meluncurkan Niantic Labs. Pada saat itu masih Niantic masih sebuah startup yang didanai Google. Bersama Niantic Labs, dia dan timnya membuat sebuah game pada peta.  Dua tahun kemudian, Niantic membuat MMO berbasis geo pertama yang disebut dengan Ingress.

John akhirnya memutuskan untuk membangun Pokemon Go pada sebuah titik pertemuan yang dibuat para pemain Ingress. Titik temu yang paling populer akhirnya menjadi Pokestops dan gyms di Pokemon Go.


Tentang Pokémon Go

Pokémon Go (ditulis sebagai Pokémon GO) adalah sebuah permainan realitas tertambah dalam telepon pintar yang dikembangkan oleh Niantic, sebuah perusahaan sempalan milik Google, yang tersedia untuk perangkat iOS dan Android secara terbatas di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Jerman.

Permainan ini diluncurkan secara beta pada bulan Juli 2016. Permainan ini memungkinkan pemainnya untuk menangkap, melatih, menukar, dan mempertarungkan setiap karakter Pokémon yang ada di dalam telepon di setiap tempat dalam dunia nyata. Meskipun permainan ini gratis untuk diunduh dan dimainkan, Pokémon Go melayani pembelian dalam aplikasi. Ke depannya, permainan ini dapat menggunakan perangkat sandang yang mendukung keberjalanan permainan bernama Pokémon Go Plus. Alat yang menggunakan koneksi Bluetooth ini berfungsi untuk memberitahu pemain ketika karakter Pokémon yang dicari dekat dengan pemain. Alat ini dilengkapi dengan sebuah layar LED dan alat getar ringan.

Pokemon Go yang rilis pada 6 Juli 2016, di Amerika Serikat, Australia, dan New Zealand. Sejak diluncurkan, hargaa saham Nintendo naik $12 miliar! Sedangkan aplikasinya sendiri sudah menghasilkan lebih dari $12 juta perhari, pada pembelian dalam aplikasi. Hal ini tentu saja menjadikan sebuah fenomena yang luar biasa. Uniknya, perjalanan selama 20 tahun John Hanke ternyata berbuah keberhasilan hanya dalam satu malam.

Sang penemu, John Hanke menghasilan $25 juta atau sekitar Rp 326 miliar dari Google, Nintendo, Perusahaan Pokémon dan investor lainnya dari Desember 2015 hingga Februari 2016 untuk membentuk sebuah tim. Ada lebih dari 40 anggota tim yang bekerja demi meluncurkan Pokemon Go tahun ini.


Sumber
Read More