Biografi Steve Jobs - Penemu Apple Inc

 Steve Jobs
Steve Jobs
Lahir: Abdul Lateef Jandali 24 Februari 1955, San Francisco, California, AS

Meninggal: 5 Oktober 2011 (umur 56) Palo Alto, California, AS

Kewarganegaraan: Amerika Serikat

Almamater: Reed College (keluar tahun 1972)

Pekerjaan: Ketua, Apple Inc.

Kekayaan bersih: $8,3 miliar (2011)

Anggota dewan dari: The Walt Disney Company, Apple, Inc.

Agama: Buddha

Pasangan: Laurene Powell (1991–2011, kematian Jobs)

Anak: 4

Kerabat: Mona Simpson (adik)
Steve Jobs lahir 24 Februari 1955 di San Francisco, California dan diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs (née Hagopian) dari Mountain View, California, yang menamainya Steven Paul. Paul dan Clara kemudian mengadopsi anak perempuan yang diberi nama Patti. Orang tua biologis Jobs – Abdulfattah Jandali, seorang sarjana berkebangsaan Suriah yang kemudian menjadi profesor ilmu politik, dan Joanne Simpson (née Schieble), seorang sarjana berkebangsaan Amerika Serikat yang kemudian menjadi patolog bahasa wicara – yang kemudian menikah, melahirkan dan membesarkan adik biologis Jobs, yaitu novelis Mona Simpson.

Jobs bersekolah di Cupertino Junior High School dan Homestead High School di Cupertino, California, dan sering menghadiri kuliah setelah sekolah di Hewlett-Packard Company di Palo Alto, California. Ia kemudian dipekerjakan di sana dan bekerja bersama Steve Wozniak sebagai karyawan musim panas. Tahun 1972, Jobs lulus dari sekolah menengah atas dan mendaftar masuk Reed College di Portland, Oregon. Meski ia keluar setelah satu semester, ia melanjutkan audit kelasnya di Reed, seperti kelas kaligrafi, dengan tidur di lantai kamar temannya, mengembalikan botol-botol Coke demi mendapatkan uang, dan mendapatkan makanan gratis mingguan di wihara Hare Krishna setempat. Jobs kemudian berkata, "Jika aku tidak menghadiri kuliah tunggal di perguruan tinggi itu, maka Mac tidak akan memiliki beragam huruf cetak ataupun huruf dengan spasi sejajar."

Pada musim gugur 1974, Jobs kembali ke California dan mulai menghadiri petemuan Homebrew Computer Club bersama Wozniak. Ia mengambil pekerjaan sebagai teknisi di Atari, sebuah perusahaan pembuat berbagai permainan video populer, dengan tujuan utama menabung uang untuk melakukan perjalanan spiritual ke India.

Jobs kemudian berangkat ke India untuk mengunjungi Neem Karoli Baba di Kainchi Ashram-nya bersama seorang teman dari Reed College (yang kelak menjadi karyawan Apple pertama), Daniel Kottke, untuk mencari pencerahan spiritual. Ia pulang dalam keadaan menganut agama Buddha dengan kepala tercukur dan mengenakan pakaian tradisional India. Pada waktu itu, Jobs sedang bereksperimen dengan obat psikedelik dan menyebut pengalaman LSD-nya sebagai "satu dari dua atau tiga hal terpenting yang [pernah] dilakukan dalam kehidupan [dirinya]". Ia mengatakan bahwa orang-orang di sekitarnya yang tidak termasuk dalam silsilah lintas budayanya tidak dapat memahami sepenuhnya setiap pemikirannya.

Jobs kembali ke pekerjaan sebelumnya di Atari dan diberikan tugas menciptakan papan sirkuit untuk permainan Breakout. Menurut pendiri Atari Nolan Bushnell, Atari menawarkan $100 untuk setiap chip yang dihapuskan di mesin ini. Jobs punya sedikit ketertarikan atau pengetahuan dalam desain papan sirkuit dan membuat persetujuan dengan Wozniak untuk membagi bonusnya sama rata jika Wozniak mampu meminimalkan jumlah chip. Atari sangat terkejut karena Wozniak mengurangi jumlah chip sebanyak 50 buah, sebuah desain yang sangat ketat sampai-sampai mustahil untuk menciptakannya kembali di jalur perakitan. Pada waktu itu, Jobs memberitahu Wozniak bahwa Atari hanya memberi mereka $700 (bukannya $5000) dan Wozniak pun mendapat bagian $350.


Pendiri pendamping, ketua, dan mantan CEO Apple Inc

Steven Paul "Steve" Jobs adalah seorang tokoh bisnis dan penemu Amerika Serikat. Ia adalah pendiri pendamping, ketua, dan mantan CEO Apple Inc. Jobs juga sebelumnya menjabat sebagai pejabat eksekutif Pixar Animation Studios; ia menjadi anggota dewan direktur The Walt Disney Company pada tahun 2006, setelah pengambilan alih Pixar oleh Disney. Namanya dicantumkan sebagai produser eksekutif dalam film Toy Story tahun 1995.

Pada akhir 1970-an, Jobs, bersama pendiri pendamping Apple Steve Wozniak, Mike Markkula, dan lainnya, merancang, mengembangkan, dan memasarkan salah satu jajaran komputer pribadi pertama yang sukses secara komersial, yaitu seri Apple II. Pada awal 1980-an, Jobs termasuk orang-orang yang pertama kali melihat potensi komersial dari antarmuka pengguna grafis yang digerakkan tetikus PARC Xerox yang kemudian mendorong pembuatan Macintosh. Setelah kalah melawan keputusan dewan direktur tahun 1984, Jobs mengundurkan diri dari Apple dan mendirikan NeXT, sebuah perusahaan pengembangan platform komputer yang berkecimpung dalam pasar pendidikan tinggi dan bisnis. Pembelian NeXT oleh Apple pada tahun 1996 membawa kembali Jobs ke perusahaan yang ia dirikan bersama, dan ia menjabat sebagai CEO-nya sejak 1997 hingga 2011.

Tahun 1986, ia mengambil alih divisi grafis komputer Lucasfilm Ltd yang kemudian menjadi Pixar Animation Studios. Ia menjadi CEO dan pemegang saham terbesarnya sebanyak 50,1% sampai diambil alih oleh The Walt Disney Company tahun 2006. Karena itu pula Jobs menjadi pemegang saham perorangan terbesar di Disney sebanyak 7% dan anggota Dewan Direktur Disney. Setelah mengundurkan diri sebagai CEO pada 24 Agustus 2011, Jobs terpilih sebagai ketua dewan direktur Apple.

Pada 5 Oktober 2011, Steve Jobs meninggal dunia di California pada usia 56 tahun, tujuh tahun setelah didiagnosis menderita kanker pankreas. Jobs meninggalkan Laurene, istrinya selama 20 tahun, tiga anak mereka dan Lisa Brennan-Jobs, putri Jobs dari hubungan sebelumnya. Keluarganya merilis pernyataan yang mengatakan bahwa ia "meninggal dalam damai".

Pada waktu kematiannya, ia dikenal luas sebagai seorang visioner, perintis dan jenius dalam bidang bisnis, inovasi, dan desain produk, dan orang yang berhasil mengubah wajah dunia modern, merevolusi enam industri yang berbeda, dan "contoh bagi semua kepala eksekutif". Kematiannya ditanggapi secara luas dan dianggap sebagai kehilangan besar bagi dunia oleh para penggemarnya di seluruh dunia.


Penemuan

Jobs terdaftar sebagai penemu utama atau penemu pendamping pada lebih dari 230 hadiah paten atau permintaan paten terkait serangkaian teknologi mulai dari komputer dan alat portabel hingga antarmuka pengguna (termasuk yang berbasis sentuh), pengeras suara, papan ketik, adapter tenaga, tangga, gesper, lengan baju, tali sandang dan paket.


Berikut Karya – karya Steve Jobs saat masih memimpin CEO Apple Inc
  1. Apple l (1976). Apple l ini merupakan produk pertama dari CEO Apple Inc buatan Steve dan diluncurkan pada tahun 1976.
  2. Apple ll (1977) Steve memperkenalkan Apple ll ini tahun 1977 sebagai komputer pribadi pertama untuk grafis warna
  3. Macintosh (1984) Pada tahun 1984, Macintosh komersial buatan Steve ini mulai dijual dan dimotori oleh Ridley Scott yang merupakan pengusaha kaya pada waktu itu.
  4. Apple llC (1984), Untuk Apple llC ini,, Steve Jobs bekerjasama dengan Steve Wonzniak dalam pembuatannya. Diluncurkan 24 April 1984 dan selang beberapa bulan setelah pembuatan Macintosh.
  5. Macintosh Portable (1989), Ini merupakan perkembangan dari Macintosh sebelumnya, dengan menggunakan layar Portable.
  6. Powerbook (1991), Steve berhasil membuat Powerbook pertama didunia. Untuk pengembangannya sekarang berupa Laptop atau Notebook.
  7. iMac (1998), Diperkenal kan pertama kali tanggal 7 Mei 1998. iMac ini diplot sebagai inovasi dalam desain komputer pada saat itu.
  8. iPod (2001), iPod ini pertama kali dikenalkan tahun 2001. Keberadaan iPod terssebut menjadi awal adanya pemutar media digital.
  9. iPhone (2007), iPhone pertama kali dipasarkan tahun 29 Juni 2007 di AS. Ada beberapa genrasi iPhone dalam perkembangannya seperti iPhone 3G, 3GS dan 4.
  10. iPad (2010), iPad merupakan gadget terbaru keluaran Apple dan merupakan yang tercanggih. Fungsi utama nya adalah sebagai e-Book Reader dan fungsi lainnya adalah untuk musik, film dan internetan layaknya tablet PC

Penghargaan

Ia mendapatkan National Medal of Technology dari Presiden Ronald Reagan pada tahun 1984 bersama Steve Wozniak (termasuk orang-orang yang pertama menerimanya), dan Jefferson Award for Public Service dalam kategori "Pelayanan Publik Terbaik oleh Individu Berusia 35 Tahun atau Lebih Muda" (a.k.a. Samuel S. Beard Award) pada tahun 1987. Tanggal 27 November 2007, Jobs digelari tokoh bisnis terkuat oleh Fortune Magazine. Tanggal 5 Desember 2007, Gubernur California Arnold Schwarzenegger dan Ibu Negara Bagian Maria Shriver memasukkan Jobs ke California Hall of Fame yang terletak di The California Museum for History, Women and the Arts.

Bulan Agustus 2009, Jobs terpilih sebagai pengusaha paling dikagumi di antara para remaja berdasarkan survei oleh Junior Achievement. Tanggal 5 November 2009, Jobs diberi gelar CEO dasawarsa ini oleh Fortune Magazine. Bulan November 2009, Jobs menempati peringkat ke-57 dalam Forbes: The World's Most Powerful People. Bulan Desember 2010, Financial Times memberi Jobs gelar sebagai tokoh tahun ini, mengakhiri artikelnya dengan menyatakan, "Dalam otobiografinya, John Sculley, mantan eksekutif PepsiCo yang pernah memimpin Apple, mengatakan sesuatu tentang ambisi pria yang ia pecat: 'Apple harusnya menjadi perusahaan produk konsumen yang luar biasa. Ini rencana gila. Teknologi tinggi tidak dapat dirancang dan dijual sebagai produk konsumen.' Sungguh salah pernyataan ini". (sumber: Wikipedia)

Nurul Taufiqu - Pakar Nanoteknologi Indonesia

Nurul Taufiqu
Nurul Taufiqu
www.youtube.com
Dr. Nurul Taufiqu Rochman adalah ilmuwan Indonesia, Peneliti senior di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia sekaligus sebagai Ketua Masyarakat Nanoteknologi Indonesia LIPI, dikenal sebagai pakar nanoteknologi terkemuka Indonesia. Dr. Nurul Taufiqu Rochman Bekerja di Pusat Penelitian Fisika-LIPI sejak tahun 1989 dan menjadi Kepala Bidang Sarana Penelitian, Pusat Penelitian Metalurgi-LIPI Puspiptek pada Desembar 2010.

Ia berhasil menciptakan nanosilika tahun 2004; mesin penggiling nanopartikel High Milling 3D Motion pada 2005, dengan mesin penggiling ia  menciptakan tinta spidol berbahan dasar arang kelapa. Dari hasil temuannya ia memiliki 12 paten untuk beragam ciptaannya.

Nurul lahir di Malang, pada 15 Agustus 1970. Ia berasal dari keluarga sederhana. Anak keempat dari lima bersaudara ini terbiasa bekerja keras sejak kecil. Setiap hari, dia harus berjualan es lilin dan gorengan di kantin sekolahnya di Malang, Jawa Timur. Keuntungannya untuk membantu ekonomi keluarga. Ibunya berprofesi sebagai guru agama di sekolah dasar. Nurul mendapatkan beasiswa studi teknik mesin di Kagoshima University, Jepang. Pada saat bersamaan. Nurul lulus S1 dengan nilai nyaris sempurna sehingga dia kembali mendapat beasiswa S2 dan S3 di perguruan tinggi yang sama dalam bidang Ilmu Material dan Rekayasa Produksi.. Sampai tak terasa dia menghabiskan waktu 15 tahun di Jepang. Dia bahkan sempat bekerja sebagai konsultan di perusahaan Kagoshima.

Pada tahun 2000, ia bekerja di Industri Jepang sebagai konsultan R & D selama 1 tahun dan Pusat Penelitian Daerah sebagai peneliti istimewa selama 3 tahun. Menjadi Advisor pada Proyek Konsorsium Daerah di Khusyu tahun 2002-2003.

Pada Juli 2011 Dr. Nurul juga menyelesaikan Program Doktor yang kedua pada Bidang Manajemen dan Bisnis di Institut Pertanian Bogor. Kini menjabat sebagai ketua Masyarakat Nano Indonesia sejak 2005.


Penemuan

Nanoteknologi adalah manipulasi materi pada skala atomik dan skala molekular. Diameter atom berkisar antara 62 pikometer (atom Helium) sampai 520 pikometer (atom Cesium), sedangkan kombinasi dari beberapa atom membentuk molekul dengan kisaran ukuran nano. Deskripsi awal dari nanoteknologi mengacu pada tujuan penggunaan teknologi untuk memanipulasi atom dan molekul untuk membuat produk berskala makro. Deskripsi yang lebih umum adalah manipulasi materi dengan ukuran maksimum 100 nanometer.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia telah mengembangkan nanoteknologi sejak tahun 2000an namun belum mampu mengkomersilkannya. Hal yang paling mendasar dalam menghambat perkembangan teknologi nano di Indonesia adalah ketiadaan alat pengukuran (metrologi) nanomaterial. Bambang Subiyanto, Kepala Pusat Inovasi LIPI menyatakan bahwa sudah 13 tahun pengembangan nanoteknologi di Indonesia berjalan sehingga tahap yang dituju sekarang adalah komersialisasi produk nanomaterial berbasis kegiatan riset.

Nanoteknologi adalah teknologi yang mengontrol zat untuk menghasilkan fungsi baru dengan menggunakan skala nanometer (nm), yaitu ukuran satu per satu miliar meter. Nurul menghasilkan nanosilika tahun 2004, dan dipatenkan atas namanya pada Juli 2006 dari Direktorat Jenderal Haki. Bila dicampur dalam adonan semen, nanosilika ini dapat memperkuat beton dua kali lipat. Temuannya yang lain adalah mesin penggiling nanopartikel High Milling 3D Motion pada 2005.

Mesin penggiling ciptakannya mampu mencacah besi sampai bahan organik ukuran nanometer atau sepermilimeter. Dengan alatnya itu, Nurul bisa berkreasi lebih jauh, misalnya menciptakan tinta spidol berbahan dasar arang kelapa dengan alat tersebut. Tanpa zat kimia dan berbahan organik, tinta Nurul juga ramah lingkungan. Produksi masal tinta nano itu mulai dipasarkan di sekolah-sekolah di Tangerang.

Dr. Nurul Taufiqu Rochman telah mempublikasikan 12 Paten (dua diantaranya terpilih dalam buku 100 Inovasi Indonesia) dan Hak Cipta (di antaranya 1 Paten Jepang yang telah di-granted dan diterapkan di Perusahaan Kyushu Tabuchi sejak 2003) dan lebih dari 100 publikasi dan pemakalah internasional dan 180 publikasi dan pemakalah nasional.


Penghargaan
  • Penghargaan Hatakeyama Award sebagai mahasiswa terbaik dan Fuji Sankei Award sebagai peneliti terbaik tahun 1995.
  • Pada 2004 ia mendapat penghargaan dari LIPI sebagai Peneliti Muda Terbaik dan Penghargaan dari Persatuan Insinyur Indonesia (Adhidarma Profesi) tahun 2005 dan The Best Innovation and Idea Award dari Majalah SWA. 
  • Delegasi Indonesia untuk menghadiri pertemuan Pemenang Nobel di Lindau Jerman, 2005. 
  • Tahun 2009 memperoleh perhargaan ITSF-Science and Technology Award dari Industri Toray Indonesia sebagai Outstanding Scientist dan Ganesha Widya Adiutama dari ITB pada Dies Natalis ke-50 
  • Habibie Award di bidang Ilmu Rekayasa 11 November 2009.
  • Pada 2010, Dr. Nurul menerima penghargaan Inovasi Award I pada ulang tahun HKI ke-10 sedunia yang diselenggarakan oleh Dirjen HKI, Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia. 
  • Pada 2011, Dr. Nurul mendapat anugerah iptek Widyasilpawijana, sebagai Duta IPTEK pada Hakteknas dari Kementrian Riset dan Teknologi, Puspiptek, Serpong.
Sumber:

Jenan Kazim - Penemu KAZbrella, Payung melipat ke atas

Jenan Kazim
Jenan Kazim, youtube.com
Jenan Kazim adalah seorang insinyur aeronautika Britania Raya yang telah membuat desain baru payung yang sempurna, tanpa mengubah estetika, KAZbrella Payung lipat ke atas dan bagian dalam ke luar.


Biografi

Jenan lahir di Siprus pada tahun 1955, ia merupakan anak seorang pemilik kedai kopi. Sebagai seorang anak laki-laki dia selalu tertarik hal-hal yang berhubungan dengan membuat sesuatu. Suatu saat ia membangun dan merancang sebuah alat komunikasi menggunakan kabel, paku dan potongan kaleng, ayahnya berseru "Aku akan mengirimkan ke Amerika atau Inggris untuk belajar!"

Sayangnya, ayahnya tidak bertahan untuk melihat dia dididik di Loughborough University, Inggris, tetapi akan bangga melihat dia lulus sebagai Insinyur Aeronautical.

Jenan kemudian melanjutkan untuk menyelesaikan MSA Teknik Sipil di Universitas Kota, London, ia ingin belajar lebih banyak tentang ilmu di balik cara kerja. Setelah itu Jenan tidak pernah melihat kembali, ia bekerja di banyak perusahaan sebagai Insinyur Struktural di sektor lepas pantai, perjalanan jauh dan luas sebagai bagian dari pekerjaannya.


Penemuan Payung KAZbrella

Selama 10 tahun Jenan Kazim menghabiskan waktunya untuk mencari desain payung yang sempurna, tanpa mengubah estetika.

Hal ini terinspirasi saat ia sedang duduk di dalam rumah ibu mertuanya, saat ia masuk ke dalam dan melipat payungnya, ia mengeluh soal tetesan air dari payungnya yang selalu membasahi lantai.

Saat itu Kazim menyadari bahwa ada yang salah dalam desain fundamental payung yang kita pakai selama ini.

Setelah menghabiskan waktu bertahun-tahun, membedah ribuan payung dan menghabiskan banyak bercangkir-cangkir kopi yang tak terhitung jumlahnya, iapun akhirnya menyempurnakan payungnya.

Desain payung KAZbrella buatan Jenan Kazim.
Desain payung KAZbrella buatan Jenan Kazim.kazbrella.com
Payung ini ternyata melipat ke atas, berbeda sekali dengan jenis payung konvebsional yang kmelipat ke bawah seperti yang kita kenal selama ini.

Dengan desain seperti itu, maka pengguna payung tidak akan mengalami kerepotan saat hendak masuk ke dalam rumah, mobil, membuka dan menutupnya di kerumunan, serta airnya tidak menetes ke lantai.

Selain itu, jika payung tertiup angin dan melengkung ke atas, pengguna bisa mengembalikan bentuk payung seperti semula hanya dengan satu sentuhan tombol saja.

Kazim pun membuat perusahaan rintisan KAZ Designs dengan KAZbrella menjadi nama brand payung ciptaannya.

Menurut Kazim, sudah banyak yang berusaha memecahkan permasalahan payung tradisional selama ini, namun belum ada yang bisa melakukannya tanpa mengubah bentuk estetikanya.

KAZ Designs saat ini sedang mengumpulkan pendanaan di situs urun dana, Kickstarter.com. Di situs tersebut, Kazim telah berhasil mendapatkan pendanaan sebesar 265.000 poundsterling, atau sekitar Rp 5,6 miliar.

Selama pengumpulan dana, KAZbrella bisa dipesan dengan harga mulai 35 poundsterling (sekitar Rp 700.000). Sesi pendanaan selama 35 hari yang dibuka telah selesai, dan kini payung KAZbrella sedang dalam masa produksi.

Sebenarnya, ide Kazim ini sangat sederhana. Kazim jeli membidik permasalahan kecil yang ada di sekitarnya, lalu mencari jalan keluarnya. Melemparkan ide ke Kickstarter.com adalah jalan yang tepat untuk mendapatkan pendanaan.

Keinginan Jenan Kazim untuk menciptakan tidak pernah berkurang dan sekarang ia terus meningkatkan protoypes dan memecahkan masalah dalam gudang KAZbrella. Jenan Kazim merupakan seorang pria berkeluarga, Jenan sekarang bekerja bersama istri dan dua anak perempuan termuda.

Sumber:
Nex Tren
KAZbrella

Teori Asam Basa Lux-Flood

Teori Asam Basa Lux-Flood merupakan penghidupan kembali teori asam basa oksigen yang diusulkan oleh kimiawan Jerman Hermann Lux pada tahun 1939, kemudian dikembangkan oleh Håkon Flood sekitar tahun 1947 dan masih digunakan sampai sekarang pada bidang geokimia modern dan elektrokimia lelehan garam.


Konsep

Konsep teori asam basa Lux-Flood ditinjau berdasarkan ion oksida (O2-). Konsep ini digunakan untuk menerangkan sistem non proton yang tidak dapat dijelaskan dengan definisi asam basa Bronsted-Lowry. Menurut teori ini asam adalah spesi atau zat akseptor ion oksida dan basa adalah spesi atau zat pendonor ion oksida. Oksida diklasifikasikan sebagai asam atau basa berdasarkan lokasinya dalam tabel periodik . Teori ini biasanya digunakan untuk meramalkan reaksi-reaksi yang berlangsung pada suhu tinggi dan proses pengolahan serta perekayasaan mineral dan logam.


Contoh


Contoh Persamaan Reaksi Asam-Basa Lux Flood :

Reaksi pelelehan anorganik suhu tinggi

CaO + SiO2 → CaSiO3
Basa Asam

Keterangan:

CaO = oksida donor
SiO2 = oksida akseptor


Kekurangan teori asam basa lux-flood

Teori asam basa lux-flood terbatas pada sistem lelehan oksida.


Kelebihan teori asam basa lux-flood

Karakterisasi oksida logam dan non logam menggunakan sistem ini bermanfaat dalam industri pembuatan logam.

William Ramsay - Penemu Gas Mulia

William Ramsay
Sir William Ramsay
Lahir: 2 Oktober 1852 Glasgow, Skotlandia
Meninggal: 23 Juli 1916 (umur 63) High Wycomb, Bucks, Inggris
Kebangsaan: Skotlandia
Bidang: Kimia
Lembaga: University of Glasgow (1874-1880) ; University College, Bristol (1880-1887) ; University College London (1887-1913)
Alma mater: University of Glasgow (1866-9) ; Lembaga Anderson, Glasgow (1869) ;
Universitas Tübingen (PhD 1873)
Pembimbing doktoral: Wilhelm Rudolph Fittig
Mahasiswa doktoral: Edward Charles Cyril Baly, James Johnston Dobbie, Jaroslav Heyrovský, Otto Hahn
Dikenal dalam: Gas mulia
Penghargaan: Leconte Prize (1895), Medali Barnard untuk Meritorious Service Science (1895), Davy Medal (1895), Nobel Kimia (1904), Matteucci Medal (1907), 
Elliott Cresson Medal (1913)
Sir William Ramsay adalah seorang kimiawan Inggris yang menemukan gas mulia dan menerima Hadiah Nobel Kimia tahun 1904 "sebagai pengakuan atas jasa-jasanya dalam penemuan unsur-unsur gas lembam di udara" (bersama dengan nya kolaborator, Lord Rayleigh`, yang menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun yang sama untuk penemuan mereka yakni argon). Setelah keduanya mengidentifikasi argon, Ramsay menyelidiki gas atmosfer lainnya. Karyanya dalam mengisolasi argon, helium, neon, kripton dan xenon menyebabkan perkembangan bagian baru dari tabel periodik.


Biografi

Ramsay lahir di Glasgow pada 2 Oktober 1852. ia merupakan putra dari insinyur sipil William Ramsay dan Catherine, née Robertson. Dia adalah keponakan dari ahli geologi Sir Andrew Ramsay.

Dia hadir di Glasgow Academy kemudian melanjutkan pendidikannya di University of Glasgow dengan Thomas Anderson. Kemudian ia pergi ke di Jerman untuk belajar di Universitas Tübingen dengan Wilhelm Rudolph Fittig, tesis doktornya berjudul Investigasi di toluic dan Asam Nitrotoluic.

Ramsay kembali ke Glasgow sebagai asisten Anderson di Anderson Tinggi. Dia diangkat sebagai Profesor Kimia di University College of Bristol pada tahun 1879 dan menikahi Margaret Buchanan pada 1881. Pada tahun yang sama ia menjadi Kepala University College, Bristol. ia berhasil menggabungkan dengan penelitian aktif baik dalam kimia organik dan pada gas.

Ramsay menikah dengan Margaret Johnstone Marshall (née Buchanan, putri George Stevenson Buchanan) dan memiliki seorang putri, Catherine Elizabeth (Elska) dan seorang putra, William George, yang meninggal pada usia 40.

Ramsay tinggal di Hazlemere, Buckinghamshire sampai kematiannya. Dia meninggal di High Wycombe, Buckinghamshire, pada 23 Juli 1916 pada usia 63 karena kanker hidung. Ia dimakamkan di Hazlemere gereja Paroki.


Penemuan Golongan Gas Mulia

Pada 1892 keingintahuan Ramsey dibuat kesal oleh pengamatan John William Strutt bahwa kepadatan nitrogen yang diekstrakkan dari udara selalu lebih besar daripada nitrogen yang dibebaskan dari berbagai macam senyawa kimia. Kemudian Ramsay mulai mencari gas tak dikenal yang lebih padat di udara, yang saat ditemukan dinamainya argon. Saat meneliti adanya argon di mineral beruranium, ia malah menemukan helium, yang sejak 1868 telah diketahui ada, namun hanya pada matahari. Penemuan ke-2 ini membuatnya mengusulkan keberadaan golongan baru dari unsur di tabel periodik. Dengan cepat ia dan pembantunya mengisolasi neon, kripton, dan xenon dari atmosfer bumi.

Gas mulia adalah unsur-unsur golongan VIIIA (18) dalam tabel periodik. Disebut mulia karena unsur-unsur ini sangat stabil (sangat sukar bereaksi). Unsur pertama gas mulia yang ditemukan adalah argon, yang ditemukan oleh Sir William Ramsay. Tidak ditemukan satupun senyawa alami dari gas mulia. Menurut Lewis, kestabilan gas mulia tersebut disebabkan konfigurasi elektronnya yang terisi penuh, yaitu konfigurasi oktet (duplet untuk Helium). Kestabilan gas mulia dicerminkan oleh energi ionisasinya yang sangat besar, dan afinitas elektronnya yang sangat rendah (bertanda positif). Para ahli zaman dahulu yakin bahwa unsur-unsur gas mulia benar-benar inert. Pendapat ini dipatahkan, setelah pada tahun 1962, Neil Bartlett, seorang ahli kimia dari Kanada berhasil membuat senyawa xenon, yaitu XePtF6. Sejak itu, berbagai senyawa gas mulia berhasil dibuat.

Gas mulia adalah gas yang mempunyai sifat lengai, tidak reaktif, dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain. Gas mulia banyak digunakan dalam sektor perindustrian. Berikut adalah gas-gas mulia: Helium, Neon, Argon, Kripton, Xenon, Radon.


Sumber:

Wilhelm Wien - Penemu Hukum Radiasi Panas

Wilhelm Carl Werner Otto Fritz Franz Wien 
Lahir: 13 Januari 1864 Gaffken dekat Fischhausen, Provinsi Prussia
Meninggal: 30 Agustus 1928 (umur 64) Munich, Jerman
Kebangsaan: Jerman
Bidang: Fisika
Lembaga: University of Giessen, Universitas Würzburg, University of Munich, RWTH Aachen, Columbia University
Alma mater: Universitas Göttingen, Universitas Berlin
Pembimbing doktoral: Hermann von Helmholtz
Mahasiswa doktoral: Karl Hartmann, Gabriel Holtsmark, Eduard Rüchardt
Dikenal dalam: Radiasi hitam, Hukum perpindahan Wien
Penghargaan: Hadiah Nobel untuk Fisika (1911)
Istri:Luise Mehler (1898)
Wilhelm Wien adalah fisikawan berkebangsaan Jerman yang memenangkan Penghargaan Nobel di bidang fisika pada tahun 1911 untuk penemuannya mengenai hukum yang mengatur radiasi panas. Wilhelm Wien menemukan suatu hubungan empirik sederhana antara panjanggelombang yang dipancarkan untuk as maksimum sebuah benda dengan suhu mutlak T.

Wien lahir 13 Januari 1864 di Gaffken dekat Fischhausen, Provinsi Prussia (sekarang Primorsk, Rusia) sebagai anak dari pemilik tanah Carl Wien. Pada tahun 1866, keluarganya pindah ke Drachstein dekat Rastenburg (Rastembork).

Pada tahun 1879, Wien sekolah di Rastenburg dan Wien melanjutkan studinya ke Universitas Göttingen pada tahun 1882 untuk belajar matematika dan ilmu alam dan pada tahun yang sama juga ke Universitas Berlin. Sejaktahun 1883 hingga 1885 Wien bekerja di laboratorium Hermann von Helmholtz. Tak lama kemudian di tahun 1886 Wien mengambil gelar doktor dengan tesis di atas percobaan pada difraksi cahaya pada bagian logam dan pengaruh bahan-bahan pada warna cahaya dibiaskan. Dari 1896-1899, Wien kuliah di RWTH Aachen University. Pada tahun 1900 ia pergi ke Universitas Würzburg dan menjadi penerus dari Wilhelm Conrad Röntgen.

Wien berhasil mencetuskan hukum perpindahan di tahun 1893 yang menyatakan  perubahan panjang gelombang dengan suhu. Satu tahun kemudian Wien telah menerbitkan sebuah makalah tentang suhu dan entropi radiasi. Kemudian di tahun 1896 Wien mencatat prestasi dengan mencetuskan rumus Wien untuk radiasi benda hitam. Akan tetapi rumus Wien hanya berlaku untuk gelombang pendek. Namun demikian, Max Planck menggunakan rumus Wien sebagai dasar untuk menyelesaikan masalah dalam kesetimbangan termal radiasi melalui fisika kuantum. Pada tahun 1900 Wien  memperkenalkan dasar elektromagnetik mekanik.


Hukum Pergeseran Wien

 grafik yang dikemukakan Rayleigh dan Jeans
Gb. 1
Spektrum radiasi benda hitam pada awalnya dipelajari oleh Rayleigh dan Jeans menggunakan pendekatan fisika klasik. Mereka meninjau radiasi dalam rongga bertemperatur T yang dindingnya merupakan pemantul sempurna sebagai sederetan gelombang elektromagnetik. Akan tetapi, pada suhu 2.000 K bentuk grafik hasil eksperimen berbeda dengan bentuk grafik yang dikemukakan Rayleigh dan Jeans, seperti ditunjukkan pada gambar 1.

hubungan antara suhu dan panjang gelombang pada intensitas maksimum
Gb. 2
Rayleigh dan Jeans meramalkan bahwa benda hitam ideal pada kesetimbangan termal akan memancarkan radiasi dengan daya tak terhingga. Akan tetapi, ramalan Rayleigh dan Jeans tidak terbukti secara eksperimental. Ramalan ini dikenal sebagai bencana ultraungu. Ilmuwan  lain yang mempelajari spektrum radiasi benda hitam adalah Wilhelm Wien. Wien mempelajari hubungan antara suhu dan panjang gelombang pada intensitas maksimum. Perhatikan gambar 2 di samping! Puncak-puncak kurva pada grafik 2 menunjukkan intensitas radiasi pada tiap-tiap suhu. Dari gambar 2 tampak bahwa puncak kurva bergeser ke arah panjang gelombang yang pendek jika suhu semakin tinggi. Panjang gelombang pada intensitas maksimum ini disebut sebagai panjang gelombang maks. Wien merumuskan hubungan antara suhu dan panjang gelombang maks sebagai berikut.
λm = panjang gelombang dengan intensitas maksimum (m)
T = suhu mutlak benda hitam (K)
C = tetapan pergeseran Wien = 2,90 x 10-3 m K

Sumber:

James Dewey Watson - Penemu Struktur Molekul DNA

James Dewey Watson
James Dewey Watson ialah seorang ilmuwan biologi molekul berkebangsaan Amerika Serikat sebagai salah satu penemu struktur molekul DNA. Ia menerima Hadiah Nobel Kedokteran bersama Francis Crick dan Maurice Wilkins pada tahun 1962 atas penemuan struktur molekul asam nukleat dan artinya untuk perpindahan informasi.


Awal kehidupan dan pendidikan

James Watson lahir di Chicago, Illinois , pada tanggal 6 April 1928, sebagai satu-satunya putra Jean (Mitchell) dan James D. Watson, seorang pengusaha keturunan dari imigran kolonial Inggris ke Amerika. Ayah ibunya , Lauchlin Mitchell, seorang penjahit, berasal dari Glasgow, Skotlandia, dan ibunya, Lizzie Gleason, anak dari Irlandia tua dari Tipperary.

Watson dibesarkan di sisi selatan Chicago dan bersekolah di sekolah umum, termasuk Horace Mann Grammar School dan SMA South Shore. Ia tertarik untuk mengamati burung. Watson muncul di Kuis Anak, acara radio populer yang menantang anak-anak untuk menjawab pertanyaan. Ia terdaftar di Universitas Chicago, dan dianugerahi beasiswa kuliah, pada usia 15.

Setelah membaca buku Erwin Schrödinger Apa Hidup? pada tahun 1946, Watson merubah ambisi profesionalnya dari studi tentang ilmu burung menjadi genetika. Watson meraih gelar BS dalam Zoologi dari Universitas Chicago pada tahun 1947. Dalam otobiografinya, Hindari Orang Boring, Watson menggambarkan University of Chicago sebagai lembaga akademis yang ideal di mana ia menanamkan dengan kemampuan berpikir kritis dan paksaan etika untuk tidak menderita bodoh yang menghambat usahanya mencari kebenaran, berbeda dengan deskripsi pengalaman kemudian. Pada tahun 1947 Watson meninggalkan University of Chicago untuk menjadi seorang mahasiswa pascasarjana di Universitas Indiana , tertarik dengan kehadiran di Bloomington dari 1.946 pemenang Hadiah Nobel Hermann Joseph Muller, yang dalam makalah penting yang diterbitkan pada tahun 1922, 1929, dan pada tahun 1930 telah diletakkan. semua sifat dasar molekul hereditas yang Schrödinger disajikan dalam bukunya 1944. Ia menerima gelar PhD gelar dari Indiana University pada tahun 1950, Salvador Luria adalah penasihat doktornya.

Watson menerima gelar B.A. dari University of Chicago dan terus menerima Ph.D. di Indiana University pada 1950. Watson bertemu Francis Crick saat mereka berdua bekerja di Cavendish Laboratory di Cambridge University, Inggris. Tertarik pada struktur ADN, mereka membuat model yang berhasil atas asam nukleat pada 1953. Pada 1956 Watson pindah ke Bagian Biologi di Harvard, di mana ia mempelajari RNA. Ia menjadi direktur Cold Spring Harbor Laboratory di Long Island, New York sejak 1968. Ia telah membantu membuat lembaga ini menjadi pusat penelitian genetika molekuler dan kanker, di antara topik lainnya. Watson menjalankan Human Genome Project di NIH dari 1988 hingga 1992.

Buku Watson yang laris manis The Double Helix, diterbitkan pada 1968, menceritakan kembali tahun-tahun riset DNA.


Penemuan Struktur DNA

Pada 25 April 1953, James Watson dari Amerika, Francis Crick dari Inggris, dan Maurice Wilkins dari Inggris, menemukan struktur molekul DNA (Deoxyribonucleic Acid) yang mirip baling-baling atau spiral ganda, dan mengetahui untuk pertama kalinya mengenai pentingnya DNA pada genetika. Atas penemuan tersebut, James Watson dan Francis Crick menulis sebuah artikel mengenai struktur DNA di jurnal ilmiah terkemuka, Nature.

Artikel ilmiah itu berjudul Molecular Structure of Nucleic Acids: A Structure for Deoxyribose Nucleic Acid, dengan panjang satu halaman, memakai satu ilustrasi, dan enam daftar pustaka - sebuah artikel yang terkesan sederhana untuk suatu terobosan besar dalam bidang biologi dan kimia.

Waktu itu masih ada misteri yang belum terpecahkan menyangkut DNA, bagaimana sebenarnya struktur DNA sehingga ia mampu bertugas sebagai materi genetik? Persoalan itulah yang kemudian dijawab oleh James Watson dan koleganya, berdasarkan hasil difraksi sinar X pada DNA oleh Dr. Maurice Wilkins dan Dr. Rosalind Franklin.


Hasilnya, James Watson dan Francis Crick mendefinisikan DNA sebagai polimer yang terdiri atas empat basa dari asam nukleat, dua dari kelompok purina-adenina dan guanina; dan dua lainnya dari kelompok pirimidina-sitosina dan timina. Keempat nukleobasa tersebut terhubung dengan glukosa fosfat. Untuk pertama kalinya manusia dapat melihat dan mengerti struktur pita molekul yang ditemukan di dalam kromosom di dalam setiap sel di tubuh manusia.


Kontroversi

Pada tanggal 25 Oktober 2007 James Watson mengundurkan diri dari posisinya sebagai kepala Cold Spring Harbor Laboratory. Hal ini dipicu oleh pernyataannya yang dianggap bernada rasis atau eugenik, terkait dengan ketidakmampuan bangsa-bangsa Afrika dalam memperbaiki kehidupannya dan orang berkulit hitam yang dianggapnya tidak kompeten. Akibat pernyataannya, sejumlah lembaga akademik di Inggris membatalkan undangan terhadapnya untuk berbicara di hadapan publik dan lembaga yang dipimpinnya mengenakan skors baginya.

Tahun-tahun sebelumnya, ia juga pernah menyatakan kalau seorang ibu sebaiknya diizinkan menggugurkan kandungannya jika diketahui anak yang dikandungnya membawa gen h0m0s3ksual.

Ia pernah pula mengatakan ada kemungkinan kaitan antara warna kulit dan "nafsu s3ksual" (s3exual pr0wess), serta antara tinggi badan dan ambisi. Pernyataan kontroversial lainnya adalah bahwa kebodohan (stupidity) adalah penyakit genetis yang harus ditangani secara medik.

Sumber:
Wikipedia
Belajar Sampai Mati

Linus Nara Pradhana Penemu Helm Berpendingin

Linus Nara Pradhana
Linus Nara Pradhana adalah anak muda Indonesia yang telah menemukan helm berpendingin saat duduk di sekolah dasar.

Saat menciptakan helm itu Nara masih duduk di kelas VI SD. Dia membuat inovasi helm berpendingin atau helm dengan lapisan popok. Karya ini lalu diikutkan lomba penemu muda LIPI dan dipamerkan di ajang serupa yang bertaraf internasional, Nara mendapat medali emas.

Helm itu seperti alat pelindung kebanyakan. Namun diberi lapisan berbahan popok yang tidak menyerap panas. Suhu di helm bisa turun seperlima dari sebelumnya dengan lapisan tersebut.


Cara kerja helm berpendingin

Gel Coated Helmet atau helm berpendingin buatan Linus Nara Pradhana membawa efek dingin bagi pemakainya. Lapisan penyimpan air di bawah permukaan luar helm  memungkinan helm tetap dingin.

Bahan di dalam lapisan itu mengandung sodium polyacrylate atau sejenis bahan dalam popok sekali pakai yang biasa dipakai bayi.

Permukaan helm dibuat lubang kecil untuk menyuntikkan air ke dalamnya. Bahan mirip dalam popok bayi itu akan berubah menjadi gel ketika terkena air. Perubahan ini yang membuat kelembaban lapisan ini bisa bertahan lama.

Kelembaban inilah yang menimbulkan efek dingin. Pengendara motor akan merasa nyaman ketika memakainya.

Helm berpendingin Nara ini meraih medali emas Internastional Exhibition for Youn Inventors 2012 di Thailand.  Temuannya menyisihkan 206 pelajar SMP dari seluruh negara peserta lomba. Nara merupakan satu dari enam pelajar asal Indonesia peserta ekshibisi itu.


Paten

Helm BerpendinginHasil temuan Nara dibuatlah paten Gel Coated Helmet dengan nomor patent, S00E01100236.

Rupanya, pemberitaan tentang temuan Nara menjadi perhatian pengusaha helm di Indonesia. Salah satunya adalah AVS. Mereka pun membeli paten yang dibuat Nara.

Meskipun masih remaja tetapi Nara termasuk anak yang kreatif. Helm berpendingin ini bukan satu-satunya karyanya. Nara juga pernah menciptakan sumber energi dari biji buah Ketapang yang ramah lingkungan, dan jaring laba-laba kertas.

Hasil temuannya membuahkan hasil yang manis, Nara sudah bisa membeli rumah, mobil dan biaya pendidikan tingginya terjamin. Dia juga masih terus berkarya untuk membuat temuan-temuan yang bermanfaat bagi masyarakat lainnya.


Sumber:

Khoirul Anwar - Penemu Teknologi 4G LTE

Dr. Eng. Khoirul AnwarDr. Eng. Khoirul Anwar adalah seorang ilmuwan Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik paten teknologi broadband yang menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem teresterial (di bumi) maupun satelit (di luar angkasa).  Dr. Eng. Khoirul Anwar, penemu sekaligus pemilik paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing).


Masa muda

Dr. Khoirul Anwar lahir di Kediri tahun1978. Ia adalah anak dari pasangan (almarhum) Sudjiarto dengan Siti Patmi. Sejak kecil, Khoirul punya minat tinggi terhadap sains. Hampir semua buku-buku sains dilahapnya. Di sela-sela waktu belajarnya, Khoirul kecil sangat suka membaca buku teori ilmuwan ternama seperti Albert Einstein dan Michael Faraday, bahan bacaan yang terbilang 'berat' bagi anak sesusianya. Anwar bermimpi tinggi ingin menjadi the next Einstein dan Faraday yang bisa menciptakan teori baru.

Cita-cita luhurnya nyaris gagal karena terbentur sulitnya keadaan. Pada 1990, ayah Khoirul meninggal dunia ketika dirinya baru lulus sekolah dasar. Namun tekadnya justru semakin kuat untuk sekolah setinggi-tingginya. Saat bersekolah di SMAN 2 Kediri, Khoirul berusaha keras menghemat pengeluaran agar ibunya tak terbebani.

Dia sempat jatuh sakit karena terlalu irit makan. Prestasinya di sekolah pun menurun. Namun semua jerih payah itu terbayar ketika pada akhirnya dia lulus Teknik Elektro (Telekomunikasi) dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia lulus pada 2000 sebagai salah satu wisudawan terbaik. Iapun wisudawan terbaik fakultas teknologi industri (FTI) dan tiga wisudawan terbaik se-ITB tahun 2000.

Sebagai bentuk penghargaan Khoirul didaulat menjadi pembicara pada wisudawan ITB, Oktober 2000.

Iapun sempat bekerja di perusahaan IT di Jakarta selama sekitar dua tahun. Kemuadian Khoirul berjuang memperoleh beasiswa magister yang ditawarkan Panasonic Jepang. Dia memang memperoleh beasiswa tersebut, sayangnya tak lolos seleksi universitas yang diinginkannya di Tokyo. Dia juga gagal dalam ujian bahasa Jepang.

Setelah gagal dalam tes, Ia memutuskan untuk pindah ke universitas lain di Jepang, yakni NAIST. Hasil kerja kerasnya memperlihatkan hasil. Dia merampungkan S2-nya di NAIST (Nara Institute of Science and Technology NAIST) pada 2005 dan S3-nya di kampus yang sama di 2008.


Pendidikan
  • SD Negeri Juwet 2 (1990).
  • SMP Negeri 1 Kunjang (1993).
  • SMA Negeri 2 Kediri (1996).
  • S1 Teknik Elektro ITB (2000).
  • S2 Nara Institute of Science and Technology NAIST (2005).
  • S3 Nara Institute of Science and Technology NAIST (2008).

Latar Belakang

Ia telah menemukan teknik transmisi wireless dengan dua buah fast Fourirer transform (FFT), yaitu FFT kecil dan (I)FFT besar (dua pada transmitter dan dua pada receiver). Teknik ini mendapatkan penghargaan pada Januari 2006 dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California dan menjadi standard international telecommunication union (ITU), ITU-R S.1878 and ITU-R S.2173.

Teknologi ini (beserta modifikasinya untuk multiple access) menjadi basis dari single carrier frequency division multiple access (SC-FDMA) yang dipakai pada uplink 4G LTE. Keuntungan dari penggunaan dua FFT tersebut adalah: (1) mampu meminimalkan dinamic range power sehingga efisien dan tahan terhadap nonlinearity pada amplifier, dan (2) untuk mendapatkan efek frequency diversity (karena FFT kecil/pertama melakukan "spreading" atau redundansi yang disebar ke seluruh subcarrier di (I)FFT besar/kedua) sehingga memiminalkan error pada penerima. Teknik ini sangat bermanfaat untuk sistem komunikasi broadband yang disertai dengan channel coding (karena efek broadband menyebabkan terjadinya frequency selectivity yang baru bisa diambil manfaatnya dengan menggunakan channel coding). Teknik ini telah dipatenkan tahun 2005 dengan mendapatkan full support (dana) dari pemerintah Jepang.


Penemuan OFDM tanpa Cyclic Prefix

OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) merupakan teknik modulasi untuk komunikasi wireless broadband yang tahan melawan frekuensi selective fading dan interferensi narrowband dan efisien menghadapi multi-path delay spread. Untuk mencapai hal tersebut, OFDM membagi aliran data high-rate mejadi aliran rate yang lebih rendah, yang kemudian dikirimkan secara bersama pada beberapa sub-carrier. OFDM biasanya memerlukan cyclic prefix (CP) sehingga efek channel circulant bisa diperoleh. Circulant pada channel ini sangat memudahkan perhitungan karena keberadaan FFT/IFFT pada OFDM. OFDM hanya menggunakan satu (I)FFT para transmitter dan satu FFT para receiver. Hanya saja penggunaan CP ini justru membuat transmisi data tidak efisien, karena CP sebenarnya symbol yang di-copy kemudian dikirimkan (tidak mengandung informasi).

Namun dengan konsep yang diusulkan oleh Khoirul bersama kolega, yaitu dengan equalization berantai, disebut chained turbo equalization (CHATUE), CP (juga guard interval) mampu dihilangkan sama sekali namun tidak mengurangi performance dari system. CP ini bisa dihilangkan dengan memanfaatkan dan mengumpulkan energi yang tersebar di awal dan di belakang blok data yang sedang diproses. Ini mirip dengan proses pengumpulan energi genki dama pada serial animasi Dragon Ball. Temuan Khoirul Anwar ini kemudian mendapatkan penghargaan Young Scientist Encouragement award pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan. Kini hasil temuan yang telah dipatenkan itu digunakan oleh sebuah perusahaan elektronik besar asal Jepang. Asisten Profesor berusia 31 tahun itu dapat mematahkan anggapan yang awalnya ‘tak mungkin’ di dunia telekomunikasi. Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan interferensi. Turbo equalizer akan membatalkan interferensi sehingga sinyal bisa diterima.

Dengan mengenyahkan CP atau GI, dan memanfaatkan dekoder turbo, secara teoritis malah bisa menghilangkan rugi daya transmisi karena tak perlu mengirimkan daya untuk GI. Hilangnya GI juga bisa diisi oleh parity bits yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesalahan akibat distorsi (error correction coding). Gagasan ini sendiri, dikerjakan Khoirul bersama Tadashi Matsumoto, profesor utama di laboratorium tempat Khoirul bekerja. Saat itu ia dan Tadashi hendak mengajukan proyek ke Kinki Mobile Wireless Center. Setelah menurunkan formula matematikanya secara konkrit, Khoirul meminta rekannya Hui Zhou, untuk membuat programnya. Metode ini mampu memecahkan problem transmisi nirkabel. Apalagi bisa diterapkan pada hampir semua sistem telekomunikasi, termasuk GSM (2G), CDMA (3G), dan cocok untuk diterapkan pada sistem 4G yang membutuhkan kinerja tinggi dengan tingkat kompleksitas rendah.

OFDM juga bisa diterapkan Indonesia, terlebih di kota besar yang punya banyak gedung pencakar langit dan daerah pegunungan. Sebab di daerah tersebut biasanya gelombang yang ditransmisikan mengalami pantulan dan delay lebih panjang. Temuan ini mendapat penghargaan Best Paper untuk kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan. Temuan ini telah dipatenkan tahun 2010 dan kemungkinan besar dipakai untuk teknologi masa depan yang harus tetap optimal karena tantangan sinkronisasi (karena banyaknya device yang saling terhubung).

Berkat temuannya, kini internet berkecepatan tinggi bisa dirasakan banyak orang. Meski mungkin sebuah ironi, di saat Indonesia baru kedatangan 4G LTE, negara lain banyak yang sudah mencicipinya beberapa tahun lalu. Sementara penemu teknologinya justru putra Indonesia.

Yang membuat iri, di Jepang misalnya, negeri tempat Khoirul menimba ilmu dan mempresentasikan 4G LTE pertama kali, sudah punya jaringan seluler super cepat yang bisa dinikmati bahkan di daerah pegunungan.


Sumber:

Anindito Respati Giyardani - Penemu Tongkat Narsis (Tongsis)

Anindito Respati Giyardani  dan keluarga
Babab bersama keluarga
www.bababdito.com
Anindito Respati Giyardani, atau adalah orang Indonesia asal bandung yang telah menemukan Tongkat narsis atau tongkat eksis atau disingkat tongsis (bahasa Inggris: Selfie stick).

Di keluarga ia dipanggil Aa (sebutan kakak di sunda), teman-temannya menyebut si galing (rambut kribo), kadang juga disebut si botak, tapi yang lebih familiar Dito. Semenjak punya anak ia ingin sekali punya panggilan yang sangat gampang diucapkan oleh anaknya jadi akhirnya diputuskan dengan panggilan “BABAB”. Babab bukan berarti singkatan dari buang air besar agak banyak. Akhirnya pemakaian nama Babab juga dipakai oleh beberapa temen-temennya dan dirinya sendiri membiasakan memakai nama Babab Dito, supaya nanti kalo anaknya sudah besar, temen-temennya gak manggilnya Om tapi tetap manggil Babab.


Asal-usul penemuan tongsis

Tongkat narsis atau tongkat eksis atau disingkat tongsis (bahasa Inggris: Selfie stick) adalah alat yang digunakan untuk selfie dari jarak jauh yang berupa tongkat yang dapat dipanjangkan dengan di ujungnya terdapat tempat untuk menaruh telepon selular atau perangkat portabel lainnya. Alat ini merupakan modifikasi dari kaki-satu (monopod). Tongsis ramai digunakan seiring perkembangan telepon selular yang semakin beragam.

Alat ini pertama kali diciptakan di Jepang pada tahun 1995 dan dipatenkan oleh Anindito Respati Giyardani asal Indonesia. Tongsis masuk dalam jajaran temuan terbaik di 2014 versi majalah TIME, bersanding dengan Hoverboard, Apple Watch dan printer 3D.

Awal mula dibuatnya alat ini saat sang empunya ide melakukan kunjungan ke Thailand. Jika berwisata ke salah satu kota di Thailand para turis merasa kesulitan saat hendak merekam moment-moment saat berada di salah satu tempat wisata.

Konon masalah bahasa juga menjadi kendala saat para turis melakukan kunjungan ke negeri gajah putih tersebut. Sebagian masyarakat Thailand kurang fasih memakai bahasa asing membuat para turis memutar otak cara untuk mendapatkan rekaman foto usai melakukan kunjungan wisata.

Kemudian muncullah ide untuk membuat alat berbentuk tongkat yang bisa dipanjangkan hingga satu meter dengan di ujung tongkat terdapat tempat untuk menaruh ponsel atau perangkat portabel lainnya. Tentunya para penggila foto kamera saku sedikit lega dengan kedatangan alat yang bisa menopang aksi narsisnya tersebut. Sebab alat ini biasanya digunakan untuk pengguna yang ingin mengambil foto dalam posisi wide yang lebih luas karena keterbatasan perangkat mobile.
Pemakaian tongsis
Pengunjung alun-alun Bandung sedang menggunakan tongsis untuk selfie
Adalah Anindito Respati Giyardani, ide bermula saat era tenarnya pelbagai aplikasi jejaring sosial.

Setelah memiliki beragam akun jejaring sosial, mulai tercetus di benak Babab untuk menciptakan peranti yang memudahkan setiap orang mengambil potret dirinya sendiri tanpa harus meminta tolong orang lain, atau yang marak disebut selfie. Ide itu kemudian tersambung lewat monopod yang dimilikinya. Kemudian, iseng-iseng ia sambungkan dengan pengikat ponsel yang biasa dipakai sekadar untuk memajang ponsel di etalase.

Setelah menemukan bentuk idealnya, Babab membawa peranti rancangannya itu pada temu komunitas iphonesia, pengguna ponsel iphone, di Labuhan Bajo. Di situ, sambil ketawa-ketawa ia sibuk selfie di tepi kapal. Temen-temennya menanyakan apa nama alat itu, ia menjawab ini tongkat ajaib yang bisa selfie dengan high-angel.

Akhirnya, satu demi satu teman sesama iphonesia mulai mengorder peranti yang kemudian beralih nama menjadi tongsis itu. Puncak kepopuleran tongsis  terjadi ketika ibu negara Ani Yudhoyono, yang hobi fotografi, dihadiahi tongsis oleh anak-anak iphonesia. Setelah Bu Ani menyebarkan hasil jepretannya menggunakan tongsis di social media, pesananpun mengalir pada Babab.

 Tongkat Narsis (Tongsis)
Tongsis
Babab tak pernah menyangka ide yang bermula dari hobi selfie-nya ini justru mendatangkan pundi-pundi rupiah. Ia mengaku modalnya cuma satu juta, itu pun pakai kredit. Dari uang sejuta itu, tongsis mulai mendunia.


Paten

Seiring ketenaran tongsis, marak pula kreator tandingan. Melihat kondisi ini, Babab merasa kecolongan. Namun, setelah bersua Yoris Sebastian, pengusaha yang bergerak di bidang industri kreatif, Babab baru tahu, kreasinya ini bisa dipatenkan.

Enggan kecolongan lebih lama, dibantu Yoris Sebastian, Babab kemudian mendaftarkan tongsis agar memiliki hak paten. Tidak tanggung-tanggung. Pada 20 September 2012 silam, temuan tongsis ini dipatenkan hingga ke Amerika Serikat. Babab menyayangkan, meski sudah dua tahun didaftarkan, sertifikat hak paten tongsis belum juga keluar.


Sumber:

Hasan Al-Rammah - Penemu Roket & Torpedo

Hasan al-Rammah (lahir di Suriah 1294-1295) adalah seorang Kimiawan dan insinyur Suriah. Ia merupakan Kimiawan Muslim yang pertama kali berhasil membuat bahan peledak modern / roket peledak. Dalam bukunya berjudul Al-Furusiyyah wa Al-Manasib Al-Harbiyyah  (Buku milter menunggang kuda dan Alat Perang Cerdik ) ia berhasail menulis sebanyak 107 rumus atau resep penggunaan mesiu. Dia juga berhasil membuat dan mendesain torpedo.


Roket
Roket Soyuz
Roket Soyuz

Roket merupakan wahana luar angkasa, peluru kendali, atau kendaraan terbang yang mendapatkan dorongan melalui reaksi roket terhadap keluarnya secara cepat bahan fluida dari keluaran mesin roket. Aksi dari keluaran dalam ruang bakar dan nozle pengembang, mampu membuat gas mengalir dengan kecepatan hipersonik sehingga menimbulkan dorongan reaktif yang besar untuk roket (sebanding dengan reaksi balasan sesuai dengan Hukum Pergerakan Newton ke 3). Seringkali definisi roket digunakan untuk merujuk kepada mesin roket.

Pada abad ke-13 M Hasan Al-Rammah berhasil membuat sebanyak 22 resep mesiu yang diraciknya khusus digunakan untuk roket. Komposisi bahan untuk meluncurkan sebuah roket yang ditemukan Hasan Al-Rammah terdiri dari 75 persen potasium nitrat, 9,06 persen sulfur dan 15,94 persen karbon. Perhitungan yang dilakukan Al-rammah itu sudah mampu mendekati komposisi ideal, yakni 75 persen potasium nitrat, 10 persen sulfur, dan 15 persen karbon.

Sisa rumus atau komposisi racikan mesiu lainnya yang dibuat Al-Rammah untuk kepentingan militer dan sisanya untuk membuat mercon. Ia menulis buku yang penting dan mengguncangkan itu antara tahun 1270 M hingga 1280 M. buku tersebut secara khusus ditulis atas permintaan seorang guru yang terkenal bernama Najm al-Din Hasan Al-Rammah.

Para sejarawan berpendapat, begitu banyaknya jumlah rumus penggunaan mesiu untuk beragam tipe persenjataan mengindikasikan bahwa Al-rammah tak menemukannya seorang diri. Dalam lembar pertama bukunya, Al-Rammah menyebut pengetahuan yang ditulisnya sebagai warisan pengetahuan. Bisa jadi semua pengetahuannya itu menurun dari sang kakek.

Sebab, pada akhir abad ke-12 M atau awal abad ke-13 M bubuk mesiu sudah dikenal di Suriah dan Mesir. Pencapaian Al-Rammah itu mendapat pengakuan dari peradaban Barat. Johnson mengatakan, dunia Islam merupakan peradaban yang pertama kali kali mengembangkan senjata yang sesungguhnya. Ia juga mampu menjelaskan saltpetre melalui proses kimia dan kristalisasi.


Torpedo

Torpedo
Torpedo
Torpedo adalah proyektil berpenggerak sendiri yang ditembakkan di atas atau di bawah permukaan laut dan kemudian meluncur di bawah permukaan laut dan dirancang untuk meledak pada kontak atau pada jarak tertentu dengan target. Torpedo dapat diluncurkan dari kapal selam, kapal permukaan, helikopter atau pesawat. Torpedo juga dapat menjadi senjata dari senjata lainnya. Torpedo Mark 46 dari Amerika Serikat dapat menjadi bagian dari ASROC (Anti-Submarine ROCket) dan ranjau CAPTOR yang menggunakan sensor khusus yang akan melepaskan torpedo ketika mendeteksi musuh.

Al-Rammah tercatat sebagai seorang insinyur Muslim pertama yang mencetuskan dan menjelaskan tentang torpedo pada tahun 1270 M. dalam bukunya, ia juga menggambarkan sebuah torpedo melesat dengan sebuah sistem roket yang diisi dengan bahan peledak dan memiliki tiga titik api. Al-Rammah memang bukanlah ilmuwan Muslim pertama yang mengenal potasium nitrat. Insinyur Muslim sebelumnya seperti Al-Razi, Al-Hamdani, dan risalah berbahasa Arab-Suriah pada abad ke-10 M itu sudah menjelaskan tentang potasium nitrat dan rumus-rumus tentang mesiu. Ibnu Al-Baitar juga telah mengungkapkan tentang potasium nitrat pada tahun 1240 M.

Peradaban Barat mengklaim bahwa Roger Bacon sebagai orang pertama yang menemukan mesiu. Namun ternyata, penemuan Bacon yang dibangga-banggakan Barat itu merupakan hasil jiplakan dari buku-buku kimia yang berasal dari Arab. Tak heran, jika para sejarawan meragukan kebenaran dan efektivitas rumus yang dihasilkan Bacon.

Ilmuwan Jerman, Albert Magnus juga menguasai mesiu dari 'Liber Ignium'. Ternyata buku itu berasal dari terjemahan dari kitab bahasa Arab ke bahasa Spanyol.

Sumber: Suara Media 

Neil Bartlett -Kimiawan Pertama Pembuat Senyawa Gas Mulia

Neil Bartlett -
Neil Bartlett adalah seorang ahli kimia yang mengkhususkan diri dalam fluor dan senyawa yang mengandung fluor. Ia terkenal karena menciptakan senyawa gas mulia.


Biografi

Neil Bartlett lahir pada 15 September 1932 di Newcastle upon Tyne, Inggris. Ia menjelajahi kimia dengan membangun laboratorium sementara di rumah orang tuanya menggunakan bahan kimia dan gelas yang ia dibeli dari toko pasokan lokal. Dia mengikuti pendidikan di King College, University of Durham (yang kemudian menjadi Newcastle University) di Inggris di mana ia memperoleh gelar Bachelor of Science (1954) dan kemudian gelar doktor (1958).

Pada tahun 1958, karir Bartlett mulai menanjak sebagai dosen kimia di University of British Columbia di Vancouver, BC, Kanada di mana ia akhirnya akan mencapai pangkat profesor penuh. Selama waktu di universitas ia membuat penemuan bahwa gas mulia memang cukup reaktif untuk membentuk ikatan. Pada tahun 1966, ia pindah ke Princeton University sebagai profesor kimia dan anggota staf penelitian di Bell Laboratories. Dia kemudian melanjutkan untuk bergabung dengan departemen kimia di University of California, Berkeley pada tahun 1969 sebagai profesor kimia hingga pensiun pada tahun 1993. Dia juga seorang ilmuwan staf di Lawrence Berkeley National Laboratory dari 1969 hingga 1999. Pada tahun 2000, ia menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia meninggal pada 5 Agustus 2008 pada usia 75 tahun, di Walnut Creek, California , Amerika Serikat.


Gas mulia

Gas mulia (Noble Gas) adalah bagian kecil dari etmosfer. Gas mulia terletak pada golongan VIIIA dalam sistem periodic. Gas mulia terdiri dari unsure Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar),, Kripton (Kr), Xenon (Xe), dan Radon (Rn). Keistimewaan unsure-unsur gas mulia adalah memiliki konfigurasi elektron yang sempurna (lengkap), di mana setiap kulit dan subkulit terisi penuh electron. Dengan demikian electron valensi unsure gas mulia adalah delapan (kecuali unsure Helium dengan dua electron valensi). Konfigurasi demikian menyebabkan gas muloa cenderung stabil dalam bentuk monoatomik dan sulit bereaksi dengan unsure lainnya.

Keberadaan unsure-unsur gas mulia pertama kali ditemukan oleh Sir William Ramsay. Beliau adalah ilmuwan pertama yang berhasil mengisolasi gas Neon, Argon, Kripton, dan Xenon dari atmosfer.


Penemuan Senyawa gas mulia

Pada tahun 1962, Neil Bartlett berhasil membuat senyawa gas mulia yang pertama, yakni XePtF6 (xenon heksafluoro platinat (IV)). Setelah berhasil membuat senyawa-senyawa yang lain, diantaranya dapat dilihat pada tabel berikut.

Neil Bartlett, orang pertama yang membuat senyawa gas mulia. Dia mengetahui bahwa molekul oksigen dapat bereaksi dengan platina heksafluorida. PtF6 membentuk padatan ionic [O2+]+][PtF6]. Oleh karena energi ionisasi gas xenon (1,17 x 103 kJ mol-1) tidak berbeda jauh dengan molekul oksigen (1,21 x 103 kJ mol-1), Bartlett menduga bahwa Xenon juga dapat bereaksi dengan platina heksafluorida.

Pada tahun 1962, Bertlett berhasil mensintesis senyawa Xenon dengan rumus XeF6 berwarna jingga-kuning.

Senyawa gas mulia telah membuat dampak pada kehidupan kita sehari-hari. XeF2 telah digunakan untuk mengkonversi urasil untuk 5-fluorouracil, salah satu yang pertama agen anti-tumor.

Para peneliti baru-baru ini berhasil menggabungkan gas mulia dengan hidrokarbon, suatu perkembangan yang dapat menyebabkan pendekatan sintetik baru dan lebih baik untuk beberapa bahan organik. Senyawa gas mulia juga dapat digunakan sebagai reagen kimia organik yang memungkinkan untuk proses manufaktur yang lebih ramah lingkungan.


Sumber:

Otto Sackur - Penggagas Persamaan Sackur-tetrode

Otto Sackur (28 September 1880 di Breslau , Jerman - 17 Desember 1914 di Berlin, Jerman) adalah ahli kimia fisik asal Jerman.

Dia dikenal karena telah mengembangkan persamaan Sackur-tetrode yang dikembangkan secara independen dari Hugo tetrode. Nama tetrode ini juga dikombinasikan untuk nama konstanta Sackur-tetrode yang diturunkan dengan menggunakan persamaan.

Sackur belajar di Universitas Breslau, menerima gelar doktor pada tahun 1901. Dia kemudian bekerja di London sebelum bergabung dengan Fritz Haber Institute di Berlin. Dia meninggal dalam ledakan setelah pencampuran dua bahan kimia.

Otto Sackur termasuk dalam daftar ilmuwan yang namanya digunakan dalam konstanta fisika. Beberapa konstanta dalam sains diambil dari nama ilmuwan yang memperkenalkan konstanta tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengabadikan nama ilmuwan tersebut.

Theodor Schwann - Penemu pepsin

Theodor Schwann
Theodor Schwann adalah seorang ahli fisiologi asal Jerman. Kontribusi utama dalam bidang Biologi diantaranya adalah mengenai teori sel, penemuan sel Schwann, penemuan pepsin, penemuan sifat organik dari ragi, dan pengenalan istilah metabolisme.

Schwann lahir di Neuss, Kerajaan Perancis Pertama (kini Jerman) pada 7 Desember 1810. Ayahnya adalah seorang tukang emas, kemudian tukang cetak. Schwann belajar di Jesuit College Cologne, kemudian di Bonn, di sana ia bertemu ahli fisiologi Johannes Peter Müller.


Teori sel

Banyak sekali ilmuwan-ilmuan yang berspekulasi atau mengamati bahwa tumbuhan dan hewan tersusun atas sel pada abad ke-18 dan awal abad ke-19 telah, namun hal tersebut masih diperdebatkan pada saat itu. Pada tahun 1838, ahli botani Jerman Matthias Jakob Schleiden menyatakan bahwa semua tumbuhan terdiri atas sel dan bahwa semua aspek fungsi tubuh tumbuhan pada dasarnya merupakan manifestasi aktivitas sel. Ia juga menyatakan pentingnya nukleus (yang ditemukan Robert Brown pada tahun 1831) dalam fungsi dan pembentukan sel, namun ia salah mengira bahwa sel terbentuk dari nukleus.

Pada tahun 1839, Theodor Schwann, yang setelah berdiskusi dengan Schleiden menyadari bahwa ia pernah mengamati nukleus sel hewan sebagaimana Schleiden mengamatinya pada tumbuhan, menyatakan bahwa semua bagian tubuh hewan juga tersusun atas sel. Menurutnya, prinsip universal pembentukan berbagai bagian tubuh semua organisme adalah pembentukan sel yang kemudian memerinci teori sel sebagaimana yang dikenal dalam bentuk modern ialah Rudolf Virchow, seorang ilmuwan Jerman lainnya. Pada mulanya ia sependapat dengan Schleiden mengenai pembentukan sel. Namun, pengamatan mikroskopis atas berbagai proses patologis membuatnya menyimpulkan hal yang sama dengan yang telah disimpulkan oleh Robert Remak dari pengamatannya terhadap sel darah merah dan embrio, yaitu bahwa sel berasal dari sel lain melalui pembelahan sel. Pada tahun 1855, Virchow menerbitkan makalahnya yang memuat motonya yang terkenal, omnis cellula e cellula (semua sel berasal dari sel).

Theodor Schwann meninggal pada 11 Januari 1882 (umur 71) di Cologne, Jerman.

DR. Mumu Sutisna - Penemu Hormon Penyubur Anakan Padi

DR. Mumu Sutisna
DR. Mumu Sutisna
Mumu Sutisna adalah penemu hormon yang bisa membuat rumpun padi beranak-pinak lebih banyak. Mumu Sutisna lahir di Sumedang, Jawa Barat tahun 1940. Beliau merupakan ahli ekologi tumbuhan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menjadi dosen Jurusan Biologi ITB. ia mendapat gelar doktor ekologi dari Universitas Montpelier, Prancis.

Mumu Sutisna memiliki isteri yang bernama Usye Roslina, dari pernikahannya ia memiliki empat orang anak.


Penemuan Bioregulator atau Bioreg

Berbagai eksperimen dilakukan. Akhirnya, ia menemukan hormon yang bisa membuat rumpun padi beranak-pinak lebih banyak. Mumu menamai hormon temuannya dengan nama Bioregulator atau Bioreg. Dengan menyemprotkan hormon itu ke tanaman padi muda maka jumlah anakan menjadi lebih banyak.

Rumpun padi normal umumnya berisi sekitar 35 anakan. Bioreg membuat jumlah anakan padi meningkat dua kali lipat, jadi 60-70 batang per rumpun. Sawah makin rimbun, produksi berlipat. Itu bisa dilihat dari eksperimen Mumu di berbagai lahan persawahan dengan hasil memuaskan. Di Wado, Sumedang, sawah percobaan Mumu dipupuk dengan dosis normal ditambah semprotan Bioreg memberikan hasil 8,6 ton gabah per hektare. Hasil produksi tanpa Bioreg hanya 6,1 ton gabah. Berarti, produksi naik 40%.

Bioregulator atau Bioreg
Bioregulator atau Bioreg
Pada percobaan di Soreang, Kabupaten Bandung (Jawa Barat), hasilnya lebih bagus. Di sini Bioreg mendongkrak produksi gabah dari 7,5 ton menjadi 11,4 ton per hektare. Kenaikan produksi 52%. Yang lebih menakjubkan, eksperimen Mumu di Jatilawang, Banyumas (Jawa Tengah), Bioreg bisa meningkatkan produksi hingga tiga kali lipat (naik 200%) !


Teori Mumu, 
"Bioreg menyebabkan anakan bertambah banyak dan rimbun. Sehingga proses fotosintesis lebih optimal. Hasil padi pun lebih maksimal."


Asal muasal hormon

Hormon pertumbuhan memang bukan barang baru di dunia pertanian. Berbagai hormon yang diekstrak dari pucuk tetumbuhan dan kemudian dibikin sintesisnya dipakai pada bermacam usahatani. Tapi sejauh ini belum ada yang menawarkannya untuk budidaya padi secara aman dan ekonomis, sebagaimana yang diajukan Mumu.

Mumu memanen hormon itu dari ganggang laut. Hormon dicampur dengan senyawa poliamina dan magnesium sulfur, lalu diencerkan. Untuk menyemprot satu hektare sawah, cuma diperlukan 2,5 liter Bioreg. Satu musim tanam perlu empat kali penyemprotan.


Penelitian

Selama penelitian, seluruh biayai eksperimen bersumber dari dana pribadi Mumui. Mumu pernah mengajukan proposal penelitian ke ITB tapi ditolak. ia mengaku pernah tiga kali mengajukan namun tak ada hasilnya. Alasan yang diterimanya, urusan pertanian bukan bidang di ITB, karena ada Institut Pertanian Bogor yang lebih berkompeten.

Karena tak mendapat dukungan kampus, Mumu akhirnya melakukan penelitian sendiri dengan dibantu beberapa mahasiswanya pada tahun 1992. Empat tahun kemudian, ia menemukan Bioreg. Hasilnya, sejauh percobaan Mumu cukup fantastis. Padahal temuan Mumu ini sebenarnya bertolak belakang dengan pemikiran di alam pertanian selama ini.

Teori yang melatari penemuan galur unggul untuk meningkatkan produksi padi berlawanan dengan Bioreg. Galur unggul dibuat dengan prinsip anakan harus sedikit dengan malai panjang. Malai adalah daun menjulur atau dahan yang menjadi tempat padi berbunga dan kemudian menjadi gabah. Dengan memanjangkan malai, tempat munculnya padi jadi lebih banyak.

Metode galur unggul memang berhasil. Namun kenaikan produksinya tak serevolusioner Bioreg. Paling banter hanya mendongkrak produksi 10%. Bandingkan dengan Bioreg yang mampu mendongkrak dari 40% hingga 200%. Itu pun belum termasuk kendala yang terjadi di metode galur unggul dengan malai panjangnya  yang sering mudah rebah.

Menurut Mumu, galur-galur padi unggul di Indonesia umumnya hasil belanja dari luar negri. Galur terbaru seperti Maros, menurutnya kurang cocok di iklim tropis. “Empat tahun saya di Prancis, jadi tahu betul bahwa galur unggulan kita itu cocoknya di negara subtropis”, katanya. Karena dipaksakan ditanam di iklim tropis, padi yang tumbuh dari malai hanya dua pertiganya. “Sehingga waktu panen, padi hampanya tinggi”, katanya. Lain bila ditanam di iklim subtropis pada saat musim panas. Dengan matahari bersinar hingga pukul 10 malam, tapi tak terik, padi bisa berfotosintesis lebih lama. Inilah yang menyebabkan padi tumbuh di sepanjang malai.

Sumber: Majalah Gatra Ed. Khusus, Agustus 2004.

Biografi Klaus von Klitzing - Penemu Efek Kuantum Hall

Klaus von Klitzing
Klaus von Klitzing
Klaus-Olaf von Klitzing, (lahir di Schroda, 28 Juni 1943; umur 71 tahun) adalah seorang fisikawan Jerman. Ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika 1985 untuk penemuannya pada efek kuantum Hall.

Pada bulan Februari 1962 von Klitzing lulus Abitur di Artland Gymnasium Quakenbrück. Setelah belajar fisika di Braunschweig, von Klitzing menghabiskan 10 tahun penelitian di Universitas Würzburg (tesis Ph.D. 1972 tentang "Sifat-sifat Galvanometer Telurium pada Bidang Magnetik Kuat"), dengan karya riset di Laboratorium Clarendon, Oxford dan Laboratorium Bidang Magnetik Tinggi, Grenoble. von Klitzing menjadi profesor di Universitas Teknik Muenchen pada tahun 1980. Sejak tahun 1985, von Klitzing menjadi direktur Max-Planck-Institut für Festkörperforschung di Stuttgart.

Konstanta von Klitzing,

 R_K=h/e^2=25 812.807 449(86)\Omega

, dinamai untuk menghormati penemuan Klaus von Klitzing pada efek kuantum Hall. Konstanta ini didaftarkan di National Institute of Standards and Technology Reference on Constants, Units, and Uncertainty. Konstanta ini memberikan nilai kebalikan pada 1 kuantum konduktansi listrik.

Kini, penelitian von Klitzing berfokus pada sifat-sifat sistem elektronik dimensi rendah, khususnya pada suhu rendah dan dalam bidang magnetik tinggi.



Efek Quantum Hall

Quantum Hall Effect (QHE) adalah pengembangan dari Hall Effect yang ditemukan oleh Dr. Edwin Hall pada tahun 1879, kemudian penemuan pertama ini diberi nama classical hall effect. Dalam perkembangannya pada tahun 1980 Klaus von Klitzing melakukan percobaan Classical Hall Effect pada suhu rendah dan medan magnet yang tinggi. Dari Percobaan tersebut kemudian didapatkan hasil bahwa besar hambatan hall tidak bersifat linear seperti pada percobaan classical hall effect. Inilah yang kemudian disebut sebagai Quantum Hall Effect.

Pada tahun 1980 Klaus von Klitzing menemukan efek kuantum baru ketika ia mempelajari tentang Hall Voltage dari sebuah MOSFET yang diujikan pada suhu rendah dan kekuatan medan magnet tinggi. Untuk mendapatkan suhu serendah itu ia membutuhkan helium gas cair. Dan untuk mendapatkan kekuatan medan magnet yang besar sekitar 10 hingga 20 tesla, Ia saat itu mengujinya di the European High Magnetic Field Laboratrory di Grenoble, France.

Pada suhu sangat rendah, classical hall efeck tidak terjadi dan justru menampilkan beberapa karakteristik kuantum yang mencolok. Pada Clasical Hall Effect pergerakan elektron dipengaruhi oleh gaya lorentz dan menghasilkan Hall resistance yang besarnya linear dengan kekutan medan magnet. Pada Quantum Hall effect Hall resistance terlihat sangat berbeda, yaitu terjadi lompatan disetiap step (kuantisasi) dan menghasilkan grafik puncak.

Hall resistance didefinisikan sebagai kuantitas dari RH=VH/I  yang diperoleh dari nilai terkuantisasi RH=RK/i  , dimana i adalah nilai integer dan secara teoritis RK=h/e 2 (disebut sebagai konstanta von Klitzing). Salah satu syarat untuk membuktikan efek ini adalah adalah plat yang digunakan dalam percobaan adalah gas elektron dua dimensi (GE2D).

Sumber:
Wikipedia
Rachmad Andri Atmoko