Biografi Al-Kindi - Filsuf Muslim Pertama

Al-Kindi
Al-Kindi 
Nama lengkap: 
Abu Yusuf bin Ishaq bin Ash-Shabah bin Imran bin Al-Asy'ats bin Qais. 

Tahun Lahir: 
menurut Al-Khalili: Tahun 188 H (804 M). 
Menurut sumber lain: Tahun 186 H (802 M) dan tahun 185 H (801 M). 

Tempat lahir: Kufah 

Wafat: 
Menurut Al-Khalili: Tahun 260 H (874). 
Menurut sumber lain: Tahun 260 H (874 M). dan tahun 252 H (866 M). 
Bidang: Matematika, Filsafat, Astronomi, Teknik Mesin, Kimia, Fisika, Kedokteran, Musik
Abu Yusuf Ya'qub Al-Kindi adalah dikenal sebagai filsuf pertama yang lahir dari kalangan Islam, Nasabnya sampai pada Qahthan berdarah Arab asli. Semasa hidupnya, selain bisa berbahasa Arab, ia mahir berbahasa Yunani. Dia juga salah seorang ilmuwan besar muslim dalam bidang kedokteran dan pemilik salah satu pemikiran terbesar yang dikenal sepanjang peradaban manusia.

Biografi

Al-Kindi dilahirkan di Kufah, ayahnya adalah seorang pejabat pemerintahan pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid. Dia dipanggil dengan Al-Kindi karena dihubungkan dengan kabilahnya, yaitu kabilah Arab Kindah. Dia dijuluki filsuf Arab karena dialah filsuf muslim pertama. Barangkali juga karena dialah satu-satunya diantara sekian banyak filsuf muslim yang tidak diragukan kearabannya. Perlu disebutkan bahwa berbagai literatur Barat telah menyelewengkan namanya menjadi Alchendius, sekalipun literatur Barat saat ini menulis dengan namanya yang benar, yaitu Al-Kindi.

Kehidupan dan Pendidikannya

Al-Kindi menghabiskan masa kecilnya di Kufah bersama kedua orang tuanya. Ketika Al-Kindi masih anak-anak, ayahnya meninggal dunia. Keadaannya yang yatim tidak mengendorkan semangatnya. Dia tetap terus mempelajari berbagai macam ilmu di Kufah, Basrah dan Baghdad. Dia memulai belajarnya dari ilmu-ilmu agama, kemudian filsasat, logika, matematika, musik, astronomi, fisika, kimia, geografi, kedokteran dan tekhnik mesin.

Kemampuannya dalam bidang filsafat dan penemuannya dalam bidang kedokteran serta keahliannya sebagai insinyur telah diakui oleh para ilmuwan lain yang hidup pada masanya. Kejeniusan dan kemampuannya dalam berbagai bidang sempat menjadi sumber kedengkian orang-orang yang dengki dan lemah jiwanya, sehingga hampir saja Al-Kindi dipenjara, dicambuk dan diboikot. Anehnya, diantara mereka juga ada yang menjelek-jelekkan prilakunya dan mengklaimnya sebagai orang pelit.

Dalam bidang penguasaan bahasa asing, Al-Kindi menguasai dua bahasa, yaitu bahasa Yunani dan Suryani. Ada yang mengatakan bahwa dia juga mengusai bahasa asing lainnya. Penguasaannya terhadap berbagai bahasa inilah yang telah membantunya menguasai berbagai macam ilmu dan menadikannya sangat berpengaruh bagi Khalifah Al-Ma'mun, sehingga dia mengangkatnya sebagai penerjemah buku-buku asing yang dianggap penting.

Penemuan Ilmiah dan Pemikiran Al-Kindi

Al-Kindi adalah seorang ilmuwan besar yang setara dengan Ibnul Haitsam dan Al-Biruni. Dia memiliki pemikiran besar yang mungkin mengungguli penemuan para ilmuwan besar lainnya sepanjang sejarah. Kalau saja dia tidak hidup pada masa itu, barangkali peradaban Islam tidak akan semaju waktu itu. Demikian juga pada masa Ibnul Haitsam, Al-Biruni, Al-Karakhi dan Ibnu Sina. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa perkembangan peradaban terjadi karena pergerakan yang selalu bertambah atau dengan kata lain ada kerja berkesinambungan yang terus-menerus dilakukan antar generasi. Sebagaimana pada saat itu, Arab tidak memiliki karya besar terjemah sebelumnya. Al-Kindi termasuk ilmuwan yang hidup pada masa pergerakan terjemah, dan dia sendiri adalah seorang penerjemah. Para penerjemah buku-buku Al-Kindi mengatakan bahwa kumpulan buku-buku yang dikarang olehnya dalam bidang filsafat, logika dan berbagai macam ilmu lainnya, jumlahnya mencapai dua ratus buku. Bahkan Dr. Abdul Halim Muntashir mengatakan dalam bukunya "Tarikh Al-Ilm" bahwa buku yang dikarang Al-Kindi mencapai 230 buku.


Penemuan di Bidang Astronomi

Al-Kindi mengamati posisi bintang, planet dan letaknya dari bumi. Dia memperingatkan dampaknya pada bumi, kemungkinan pengukurannya, penentuan pengaruhnya sebagaimana yang terjadi pada fenomena air pasang dan surut yang sangat berkaitan erat dengan posisi bulan. Dia memiliki pikiran yang cerdas dan keberanian ilmiah yang menjadikannya berani menghubungkan antara satu fenomena dengan fenomena alam lainnya di atas bumi, sehingga dapat menciptakan penemuan baru. Diantara yang menakjubkan adalah bahwa seorang orientalis berkebangsaan Belanda, De Bour berpendapat setelah melihat tesis Al-Kindi bahwa hepotesanya tentang air pasang dan surut tentu didasarkan pada eksprimen.

Karyanya di Bidang Astronomi
Al-Kindi menulis 16 buku dan artikel di bidang astronomi. Buku-buku tersebut antara lain: 
  • "Kitab Al-Manazhir Al-Falakiyyah." 
  • "Kitab Mahiyatul Falak."
  • "Kitab Risalah Fi Shifatil Istharlab Bil Handasah."
  • "Kitab Risalah Fi Syuruq Al-Kawakib wa Ghurubiha bi Al-Handasah." 
  • "Kitab Risalah Fi Shina'ati Bathlimous Al-Falakiyyah. " 
  • "Kitab Tanaha Jarmul ‘Alam." 
  • "Kitab Risalah Fi `Ilalil Audha' An-Nujumiyyah."

Penemuan di Bidang Ilmu Alam dan Fisika

Al-Kindi membuat tesis tentang warna biru langit. Dia menjelaskan bahwa warna biru bukanlah warna langit itu sendiri, melainkan warna dari pantulan cahaya lain yang berasal dari penguapan air dan butir-butir debu yang bergantung di udara. Tesis ini mendekati banyak penafsiran ilmiah yang benar, yang kita ketahui pada masa sekarang.

Karyanya di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam
Dia menulis sebanyak 12 buku dalam ilmu pengetahuan alam. Adapun sebagian buku tersebut adalah sebagai berikut:
  • "Kitab Ilmu Ar-Ra'di wa Al-Barqi wa Ats-Tsalji wa Ash-Shawa'iq wa Al-Mathar." Merupakan kitab yang menafsiri fenomena alam.
  • "Kitab Fil Al-Bashariyyat" 
  • "Risalah Fi Zarqati As-Sama"'
  • "Kitab Fi Al-Ajraam Al-Ghaishah"

Penemuan di Bidang Teknik Mesin

Yaitu ilmu mekanik dalam istilah industri dan teknik saat ini, atau ilmu yang secara khusus berhubungan dengan alat-alat, rangkaian, dan menjalankan fungsinya. Al-Kindi banyak belajar ilmu ini baik secara teoritis maupun praktis. Dia telah menjadi insinyur peradaban Islam dan turut serta dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan seperti proyek penggalian kanal untuk membuka jaringan sungai Dajlah dan Furat.


Penemuan di Bidang Kimia, Industri Kimia dan Ilmu Perlogaman

Dalam penelitiannya di bidang kimia, Al-Kindi telah memberikan kontribusi yang banyak bagi negeri dan warga negaranya. Dia menguasai berbagai macam ilmu kimia, seperti dalam pembuatan parfum, aroma kimia, kimia untuk membuat kaca, warna, dan besi. Dia memiliki sebuah tesis yang berhubungan dengan pembuatan parfum secara kimiawi dan menciptakan berbagai jenis aroma dari parfum itu, seperti pembuatan minyak kasturi (misk). Dia menyebutkan bahan-bahannya, cara penyulingannya dan cara pencampurannya. Demikian juga dengan pembuatan parfum aroma bunga mawar dan aroma bunga jasmin.

Al-Kindi juga menjelaskan secara ilmiah berbagai proses kimiawi penting, seperti penyaringan dan penyulingan. Al-Kindi juga membuat pedang sebagaimana yang disebutkan dalam dua bukunya dan dia menjelaskan macam-macam besi dan ciri-cirinya serta cara pembuatannya dan pencampurannya. Cara seperti itu sampai sekarang masih dipakai dalam pembuatan pedang, yang mana besi biasa dicampur dengan baja dalam ukuran tertentu kemudian dipanaskan secara bersamaan dengan campurannya, dengan prosentase karbon berkisar antara 5 sampai 10% sehingga didapatkan baja yang sangat keras dan menjadi pedang yang tajam.
Adapun sebagian karya Al-Kindi dalam bidang kimia dan kimia industri serta ilmu pertambangan adalah sebagai berikut:
  • "Kitab Tanbih Ala Khada' Al-Kimiya'iyyin" 
  • "Risalah Fi Anwa' Al-Ma'adin Ats-Tsaminah" 
  • "Kitab Kimiya' Al-Ithr Wat Tash'idat" 
  • "Kitab Shina'atiz Zujaj" 
  • "Kitab ma Yudhafu min Madah ala Shina' at As-Suyuf Hatta Ta'hudz Shalabataha" 
  • "Kitab Al-Jawahir wal Ashbah." 
  • "Risalah Fi Anwa' i Al-Hijarah" 
  • "Kitab Shina'at Al-Alwan" - "Kitab Shina' at As-Suyuf"

Penemuan di Bidang Matematika

Al-Kindi percaya kepada pendapat para ilmuwan bangsa Yunani yang menjadikan ilmu matematika sebagai pengantar yang paling tepat bagi ilmu filsafat dan logika. Hal ini karena ilmu matematika melatih akal untuk berpikir benar dan teratur. Karya Al-Kindi dalam ilmu matematika mencapai 43 buku. 11 buku diantaranya tentang ilmu hitung dan 32 buku tentang ilmu geometri.
Beberapa Karya Al-Kindi di Bidang Matematika
  • "Kitab Mabadi' Al-Hisab" 
  • "Kitab Al-Hisab Al-Handasi" 
  • "Risalah Fi Al-Ihtimalat" 
  • "Kitab Fi Isti'mali Al-Hisab Al-Hindi." 
  • "Kitab Al-Hail Al-Adadiyyah Wa Ilmu Adhmariha" 
  • "Risalah Fi Al-Qiyasat" 
Karyanya di Bidang Ilmu Geometri 
  • "Kitab Al-Barahin Al-Masahiyyah" 
  • "Kitab Ishlah Iqlids" 
  • "Kitab Qismah Ad-Dairah Bi Ats-Tsalatsat Aqsam" 
  • "Kitab Aghradh Kitab Iqlids"
  • "Kitab Taqsim Al-Mutsallats Wa Al-Murabba"' 
  • "Risalah Fi Tashthih Al-Kurrah" 
  • "Kitab Kaifa Ta'mal Dairah Musawiyah li Sathhi Isthiwanah Mafrudhah"

Karyanya di Bidang Musik
Al-Kindi memiliki tujuh karya tulis dalam bidang musik yang di dalamnya berisi tentang berbagai jenis alat musik, macam-macam biola, neraca musik, dan hubungan antara musik dengan puisi. Buku-buku ini hingga sekarang masih tersimpan di perpustakaan musium Britania. Sebagian peneliti menganggap bahwa bukunya "Risalah Tartib An-Nagham" adalah buku yang ditulis dalam bidang musik tentang tinggi rendahnya melody biola, jauh berabad-abad sebelum ditemukan oleh bangsa Eropa. 

Karyanya yang Lain di Bidang Musik 
  • "Risalah Fi Al-Iqa"'
  • "Risalat Al-Madkhal Ila Shina'ati Al-Musiqa"

Penemuan di Bidang Kedokteran dan Farmasi

Al-Kindi adalah seorang dokter terkemuka. Dia telah menulis sebanyak 22 buku di bidang kedokteran dan banyak memisah-misahkan spesialisasi dalam bidang kedokteran yang penting, sebagaimana dia juga telah mendahului penggunaan musik sebagai salah satu alat untuk mengobati beberapa penyakit.
Beberapa Karya Al-Kindi di Bidang Kedokteran
  • "Kitab Ath-Thib Al-Bagruthi" 
  • "Kitab Ath-Thib Ar-Rauhani"
  • "Kitab Tadbir Al-Ashihha"
  • "Kitab Waj'u Al-Maidah wan Naqus" 
  • "Kitab Ilaj Ath-Thahl"
  • "Kitab Al-Maut Al-Mufaji" 
  • "Kitab Al-Humayat" 
  • "Kitab Illati Naftsid Dam"
  • "Kitab Kai fiyyati Ad-Dimagh" 
  • "Kitab Udhdhati Al-Kalib" 
Karya di Bidang Farmasi 
  • "Kitab Al-Aqrabadzin" 
  • "Kitab Al-Abkhirah" 
  • "Kitab Al-Ghidza' Wa Ad-Dawa"
  • "Kitab Asyfiyat As-Samum" 
  • "Kitab Kaifiyyati Ishal Ad-Dawa"

Karya Bidang Ilmu Logika dan Filsafat

Al-Kindi mendalami filsafat Yunani dan menerjemah sebagian buku-bukunya, menambah dengan keterangan dan komentar yang menunjukkan pada kemampuannya yang sangat besar dalam bidang itu. Kenyataan inilah yang membuat Khalifah Al-Ma'mun memberikan tugas kepadanya untuk menerjemahkan buku-buku karangan Aristoteles. Dia juga menguasai pemikiran dan filsafat Persia dan India. Dia menelusuri metode filsafat dan logika matematika sebagaimana yang dilakukan oleh para filsuf Yunani.

Hubungan Al-Kindi yang kuat dengan filsafat memberikan dampak yang sangat besar bagi perkembangan pemikiran ilmiahnya. Al-Kindi menolak segala pemikiran yang bertentangan dengan Islam dan berusaha untuk memadukan antara filsafat dan pemikiran Islam.

Mengingat penjelasan secara detil tentang peranan Al-Kindi dalam bidang filsafat dan karya-karyanya yang tidak sepenuhnya menjadi fokus utama pembahasan buku ini, maka kami cukup memberitahukan bahwa karya Al-Kindi dalam bidang filsafat berjumlah sebanyak 22 buku.

Hilangnya Buku-buku Al-Kindi

Ya'qub Al-Kindi memiliki lebih dari dua ratus buku yang dikarangnya. Bahkan Dr. Abdul Halim Muntashir mengatakan dalam bukunya "Tarikh Al-Ilm wa Daur Al-Arab fi Taqaddumihi" bahwa buku karangan Al-Kindi lebih dari 230 buku. Akan tetapi yang sangat disayangkan, kebanyakan dari buku-buku ini hilang dan tidak sampai ke tangan kita kecuali judul judulnya saja yang diberitahukan oleh penerjemahnya kepada kita.

Pemikiran Ilmiah Al-Kindi

Secara global, fenomena pemikiran ilmiah Al-Kindi dan indikator yang menunjukkan pada keistimewaannya adalah sebagai berikut:
  • Dia termasuk diantara para ilmuwan pertama yang berpedoman pada metode eksprimen sebagai suatu cara untuk menyimpulkan hakekat ilmiah. Dalam hal ini, kami telah memaparkan pengakuan ilmuwan Belanda, De Bour.
  • Dia mengetahui peranan ilmu matematika dalam membangun akal dan melatihnya untuk konsisten dengan kebiasaan berpikir yang benar. Dalam hal itu, dia berkata, "Filsafat tidak dapat diperoleh kecuali dengan menguasai ilmu matematika."
  • Al-Kindi menyadari bahwa hakekat teori ilmiah dan pemikiran tidak akan benar kecuali setelah melalui proses pematangan yang lama. Dalam hal itu, dia berkata, "Kebenaran yang sempurna tidak akan didapat oleh seseorang, karena ia akan sempurna secara bertahap dengan disempurnakan oleh para generasi pemikir."
  • Sebagai ilmuwan yang memiliki jiwa sehat, dia mengingkari pengaruh bintang-bintang kepada keadaan manusia dan membantah perkataan paranormal tentang pergerakan benda-benda langit. Sekalipun demikian, dia termasuk pemerhati astronomi sebagai salah satu ilmu pengetahuan alam dan mengetahui manfaatnya secara ilmiah dalam berbagai kehidupan manusia.
  • Perhatiannya dalam bidang kimia terbatas pada manfaatnya secara ilmiah, yaitu pada bidang industri dan pengobatan. Dia menolak pemanfaatannya sebagai cara untuk merubah logam yang murah menjadi emas. Menurutnya, pekerjaan seperti ini hanya membuang waktu para ilmuwan pada sesuatu yang tidak banyak manfaatnya.

Wafat

Menurut pendapat Al-Khalili, Al-Kindi wafat pada tahun 260 H (874). Sedangkan menurut sumber lain, dia wafat pada tahun 260 H (874 M). Ada juga yang mengatakan bahwa dia wafat pada tahun 252 H (866 M).

Sumkber:
Ensiklopedi Alqur'an 

Biografi Werner von Siemens - Penemu dan Pendiri Perusahaan Listrik dan Telekomunikasi Siemens

Werner von Siemens
Werner von Siemens
Lahir:  
13 Desember 1816 Lenthe, Kerajaan Hanover

Meninggal
6 Desember 1892 (umur 75) Berlin, 
Kekaisaran Jerman

Bidang:
Penemu
Ernst Werner Siemens adalah seorang penemu dan industrialis Jerman. Nama Siemens telah diadopsi sebagai satuan konduktansi listrik, siemens. Dia juga pendiri perusahaan listrik dan telekomunikasi Siemens.

Werner lahir di Lenthe (sekarang bagian dari Gehrden), dekat Hannover, Jerman, pada 13 Desember 1816. Ia adalah anak keempat. Diantara saudaranya adalah adalah, Sir William Siemens, Friedrich Siemens, Carl Friedrich Von Siemens. Mereka adalah tokoh-tokoh besar yang melopori perkembangan industry listrik dan baja. Dari keempat bersaudara itu yang terkenal adalah Werner dan William.

Ernst Werner Von Siemens adalah insinyur, penemu, pengusaha industry, dan anggota parlemen. Dia menemukan proses electroplating (1842), getah perca untuk mengisolasi kabel (1847), dynamo induksi diri (1866), pengatur diferensial untuk memproduksi benda anastatik untuk memproduksi benda cetak (1844), mesin uap regenerative, kondensor dan fotometer selenium. Dia mendirikan perusahaan Siemens dan Halske (1847) di Berlin yang berkembang pesat dan menjadi perusahaan terkemuka di Eropa.

Ernst memasang system kabel telegraf dari Berlin ke Frankfurt pada 1848. Dua tahun kemudian, dia memasang kabel bawah air menghubungkan Dover di Inggris dan Calais di Perancis.

Pada 1874, cabang-cabang perusahaanya di London memasang kabel Trans-Atlantik. Tujuh tahun kemudian, dia membangun rek kereta api listrik yang pertama di dunia di Lichterfielde. Di pinggiran kota Berlin.

Pendidikan dan penemuan

Sesudah tamat sekolah di Lubeck dia masuk kedinas ketentaraan Prusia sebaga sukarelawan. Ketika itu umurnya baru 17 tahun. Di tempat ini ia dididik sebagai insinyur. Namun, ayahnya tidak mampu membiayai sekolahnya. Kemudian, dia masuk akademi militer di Berlin.

Pada 1840, ayahnya meninggal. Werrner terpaksa membesarkan dan membiayai pendidikan adik-adiknya yang berjumlah Sembilan orang. Setahun kemudian, dia mendapat pekerjaan dibengkel arteleri di Berlin. Namun, dia dijebloskan kepenjara karena terlibat dalam perkelahian antara adiknya dengan adik perwira yang lain. Selama didalam penjara ia dia menggunakan waktunya untuk mengadakan eksperimen kimia. Hasilnya, dia menemukan electroplating (1842), yaitu proses melapis (menyepuh) logam dengan arus listrik.

Beberapa bulan kemudian secara kebetulan dia melihat model awal telegraf listrik buatan Sir Charles Wheatstone (1837). Werner menyadari betapa pentingnya pesawat itu untuk komunikasi internasional. Dia segera bekerja keras untuk memperbaiki pesawat tersebut. Pihak militer segera tahu bahwa Werner sangat ahli dibidang telegraf. Maka, pada 1847 dia ditugaskan memasangkan kabel bawah tanah. Tetapi, pada waktu itu masih belum ada bahan untuk mengisolasi kabel.

Selama beberapa minggu Werner berfikir dan bekerja keras. Akhirnya dialah orang pertama didunia yang menemukan bahwa getah perca (karet) sangat baik untuk mengisolasi kabel. Pada tahun yang sama dia mengajak Johann Georg Halske, seorang insinyur muda untuk mendirikan bengkel telegraf. Kemudian, Werner mendapatkan tugas mengawasi pemasangan kabel di seluruh Jerman.

Pada 1849, Werner mengundurkan diri dari dinas militer. Dia lebih suka menjadi pengusaha di pabrik telegraf. Perusahaanya memasang kabel dari Eropa ke India melalui laut tengah.

Terlepas dari telegraf, Siemens membuat beberapa kontribusi untuk pengembangan teknik elektro. Dia membangun lift listrik pertama di dunia pada tahun 1880. Perusahaannya memproduksi tabung sinar-X yang ditemukan oleh Wilhelm Conrad Röntgen. Dia mengklaim telah menemukan dinamo meskipun orang lain telah menemukannya sebelumnya. Pada 14 Desember 1877 ia menerima paten Jerman No 2355 untuk elektromekanis transducer "dinamis" atau lilitan bergerak, yang diadaptasi oleh AL Thuras dan EC Wente untuk Sistem Bell pada akhir tahun 1920 untuk digunakan sebagai loudspeaker.

Kehidupan pribadi

Ia menikah dua kali, pertama pada tahun 1852 dengan Mathilde Duman (meninggal 1 Juli 1867) dan kedua pada tahun 1869 dengan Antonie Siemens (1840-1900). Anak-anak dari pernikahan pertama adalah Arnold von Siemens dan Georg Wilhelm von Siemens . Anak-anak dari pernikahan kedua adalah Hertha von Siemens (1870 - 5 Januari 1939), menikah pada tahun 1899 dengan Carl Dietrich Harries, dan Carl Friedrich von Siemens .

Ernst Werner Siemens meninggal di Berlin, Kekaisaran Jerman pada 6 Desember 1892  saat berumur 75 tahun.

Paten

US Patent 322.859 - kereta api listrik (21 Juli 1885)
US Patent 340.462 - kereta api listrik (20 April 1886)
US Patent 415.577 - meteran listrik (19 November 1889)
US Patent 428.290 - meteran listrik (20 Mei 1890)
US Patent 520.274 - kereta api listrik (22 Mei 1894)
US Patent 601.068 - Metode dan alat untuk mengekstraksi bijih emas (22 Maret 1898)

Sumber:
Werner von Siemens
Biografi Ernst Werner Von Siemens 

Daniel Rutherford - Penemu Isolasi nitrogen

Daniel Rutherford
Daniel Rutherford

Lahir:  3 November 1749 Edinburgh, Skotlandia
Meninggal : 15 Desember 1819 (umur 70) Edinburgh
Kebangsaan:  Skotlandia
Bidang: Kimia
Institusi: 
Physician in Edinburgh (1775-86)
Professor of Medicine and Botany, Edinburgh University, and Keeper of the Royal Botanic Garden, Edinburgh (1786-1819)
King's Botanist in Scotland (1786-)
Physician at the Edinburgh Royal Infirmary (1791)
Alma mater:  University of Edinburgh
Dikenal:  Nitrogen
Pengaruh:  Joseph Black
Penulis singkatan (botani):  Rutherf.
Daniel Rutherford adalah seorang dokter, ahli kimia dan ahli botani berkebangsaan  Skotlandia yang dikenal dalam isolasi nitrogen pada tahun 1772. Daniel Rutherford merupakan paman dari novelis Sir Walter Scott, tetapi tidak terkait dengan teori atom Ernest Rutherford. Daniel Rutherford adalah seorang kimiawan terkenal, Botanis dan Dokter. Dia adalah seorang profesor botani di University of Edinburgh dan penjaga Royal Botanic Garden Edinburgh .

Daniel Rutherford  Lahir di Edinburgh, Skotlandia pada 3 November 1749, ia adalah Putra Profesor John Rutherford (1695-1779) dan Anne Mackay. Pada usia 16 tahun, ia mengambil pendidikan di perguruan tinggi. Ia dididik di Mundell School dan Edinburgh University (MD 1772).

Isolasi nitrogen

Daniel Rutherford menemukan isolasi nitrogen oleh partikel pada tahun 1772. Ketika Joseph Black mempelajari sifat-sifat karbon dioksida, ia menemukan bahwa lilin tidak akan terbakar di dalamnya.

Joseph Black menerangkan masalah ini kepada muridnya pada saat itu, yakni Daniel Rutherford. Rutherford mencoba menempatkan tikus dalam ruang dengan kualitas udara terbatas sampai mati. Kemudian, ia membakar lilin di udara yang tersisa sampai keluar. Setelah itu, ia membakar fosfor, sampai tidak akan terbakar. Kemudian udara dilewatkan melalui menyerap karbon dioksida. Sisa oksigen tidak mendukung pembakaran, dan tikus tidak bisa hidup di dalamnya.

Rutherford menyebut gas (yang sekarang kita tahu terdiri dari nitrogen) "udara berbahaya" atau "udara phlogisticated". Rutherford melaporkan percobaanya pada tahun 1772. Ia dan Black yakin tentang kebenaran teori phlogiston.

Daniel Rutherford meninggal di Edinburgh, Skotlandia pada 15 Desember 1819 saat berusia 70 tahun.

Sumber: Wikipedia

Biografi Christian Doppler - penemu Efek Doppler

Christian Andreas Doppler
Lahir: 
29 November 1803 Salzburg, Austria 

Meninggal: 
18 Maret 1853 Venice, Italia 
Kebangsaan: 
Austria 

Penemuan: 
Efek Doppler 

Agama: 
Lutheran 

Ayah:
Johann Evngelist Doppler

Ibu: 
Therese Doppler 

Istri: 
Mathilde Sturm Doppler 

Saudara Laki-laki: 
Johann Doppler 

Saudara Perempuan: 
Katharina Doppler Mullbauer, 
Anna Doppler,
Theresia Doppler 

Pendidikan: 
SD Salzburg 
SMP Linz 
SMA Salzburg, Austria 
Institut Politeknik Wina 

Karir:
Guru Sekolah Menengah Teknik, Praha 
Guru Matematika Universitas Teknik Ceko, Praha 
Profesor Matematika dan Fisika Akademi Pertambangan dan Hutan, Banska Stiavnica, Slovakia 
Profesor Fisika Universitas Wina 
Administrator Institut Fisika Universitas Wina 

Organisasi : 
Royal Society Bohemian 
Wina Academy of Science 
Austria Ancertry 
Ceko Ancestry
Christian Andreas Doppler adalah pakar matematika dan fisika berkebangsaan Austria yang dikenal dunia melalui berbagai temuan dan penelitiannya.

Awal

Doppler dilahirkan pada tanggal 29 November 1803 di Salzburg, Austria. Christian Doppler merupakan anak dari pasangan suami istri Johann Evngelist Doppler dan Therese Doppler. Ia juga memiliki seorang saudara laki-laki yang bernama Johann Doppler dan tiga orang saudara perempuan yang bernama Katharina Doppler Mullbauer, Anna Doppler, dan Theresia Doppler.

Ayahnya adalah seorang tukang batu yang memiliki bisnis sukses di Salzburg sejak tahun 1674.  Bisnis tersebut dijalankan turun temurun sejak dahulu, namun karena kondisi kesehatan Doppler yang kurang baik, Doppler tidak bisa mengikuti tradisi keluarganya tersebut.  Ayahnya pun menempatkannya di bagian pembukuan dari bisnis keluarga.

Pendidikan

Doppler disekolahkan di SD yang berada di daerah Salzburg dan kemudian melanjutkan ke sekolah menengah di daerah Linz.  Setelah tamat dari sekolah menengah Linz, Doppler melanjutkan sekolahnya ke SMA Salzburg.  Di sekolahnya, Doppler dikenal sebagai anak yang pandai.  Doppler memiliki bakat yang luar biasa di bidang matematika. Orang tua Doppler kemudian berkonsultasi dengan guru besar matematika di Salzburg.  Doppler disarankan untuk melanjutkan kuliah di Institut Politeknik Wina.

Doppler memulai studinya di Institut Politeknik Wina pada tahun 1822.  Disana ia unggul dalam bidang matematika dan berhasil lulus pada tahun 1825.  Pada usia 21, ia kembali ke Salzburg dan mengajar kelas matematika dan fisika disana.  Empat tahun berikutnya, Doppler melanjutkan kuliah ke Universitas Wina untuk belajar matematika yang lebih tinggi, mekanika, dan astronomi.

Karir

Pada akhir studinya di Universitas Wina pada 1829, Doppler diangkat menjadi asisten Profesor Burg (guru besar matematika dan mekanik di Universitas Wina).  Selama 4 tahun menjadi asisten Burg, Doppler telah mempublikasikan empat makalah matematika.  Pekerjaan sebagai asisten ini hanya sementara, Doppler kemudian mencari pekerjaan lain dan mengajar di sekolah di Linz, Salzburg, Gorizia, Ljubljana, Wina, Zurich, dan Praha.

Doppler pernah menjadi pegawai pembukuan di sebuah pabrik pemintalan kapas.  Ia bekerja disana selama 18 bulan dan saat itu adalah masa-masa sulit Doppler.  Doppler kemudian beremigrasi ke Munich, Amerika.  Disana ia ditawarkan untuk mengajar di sekolah menengah di Swiss dan Praha.  Doppler memilih untuk mengajar di sekolah teknik di Praha.

Kemudian Doppler ditetapkan untuk menjadi guru besar matematika di Institut Politeknik di Wina dan Politeknik di Praha.  Pada tahun 1836, Doppler menikah dengan Mathild Sturm yang berasal dari Strasburg yang melahirkan 3 orang anak laki-laki dan dua orang anak perempuan dari perkawinan mereka.  Pada akhir 1837, Doppler mendapat jabatan sebagai guru geometri praktis dan matematika.  Pada Maret 1841, Doppler resmi menjadi professor.

Christian Doppler kemudian masuk ke Royal Society Bohemian di Praha.  Pada tanggal 25 Mei 1842, Doppler sebagai professor matematika dan geometri praktis di Institut Teknis Praha, mempresentasikan kertas Uber das Licht der Farbige Doppelsterne (mengenai warna terang bintang ganda dan bintang tertentu lainnya dari langit).

Penemuan ilmiah

Di antara banyak karya ilmiah Doppler, risalah berjudul Uber das farbige Licht der Doppelsterne und einiger andere Gestirne des Himmels atau Seputar Pewarnaan Cahaya pada Bintang Biner dan Bintang Lain di Langit merupakan salah satu publikasi yang paling dikenal. Melalui risalah yang dipresentasikan pada 25 Mei 1842 di hadapan forum Royal Bohemian Soceity of Science tersebut Doppler mendalilkan salah satu prinsip fisika yang paling dikenal hingga saat ini: efek Doppler.

Melalui dalil tersebut, Doppler menyakini bahwa  frekuensi sebuah gelombang bergantung pada kecepatan relatif dari sumber dan pengamat; dan ia mencoba menggunakan konsep ini untuk menjelaskan pewarnaan bintang biner. Konsep ini segera mendapat sambutan hangat dari para ilmuwan masaa itu termasuk Bernard Bolzano yang telah menerapkan teori Doppler untuk bidang astronomi, fisika, penerbangan, meteorologi dan ilmu kesehatan. Versi resmi, disertai beberapa revisi, dari temuan Doppler terbit pada 1846 dan telah divindikasi oleh pakar matematika Belanda, Ch. H. D. Buys Ballot.

Memasuki 1847, Doppler pindah ke Selmecbánya (dulu Kerajaan Hungaria, sekarang wilayah negara Slowakia) dan menekuni karir sebagai profesor bidang matematika, fisika dan mekanik pada Akademi Pertambangan dan Kehutanan (saat ini menjadi University of Miskolc). Sayangnya, berbagai karya ilmiah dan penelitian Doppler sempat terbengkalai akibat pecahnya insiden revolusi Maret 1848 dan memaksa ilmuwan jenius ini mengungsi ke Vienna.

Saat berada di kota Vienna, Doppler kembali membaktikan waktu dan tenaga pada perkembangan ilmu pengetahuan dan dilantik sebagai ketua Institute of Experimental Physics, University of Vienna pada 1850. Doppler, bersama ahli botani Franz Unger, termasuk yang paling memberikan pengaruh terhadap Gregor Mendel, nantinya bakal dikenal dunia luas sebagai Bapak Genetika modern, yang saat itu masih menjadi salah seorang mahasiswa di University of Vienna dari 1851 hingga 1853.

Sayang, periode 1850-an yang menyatakan puncak karir Doppler sebagai ilmuwan tidak diikuti dengan kesehatannya yang makin memburuk. Ketika Doppler menyadari bahwa kematiannya sudah dekat, ia mengajak istri dan anak-anaknya ke Venice.  Doppler meninggal pada 18 Maret 1853 pada usia 49 dari penyakit paru di Venice (juga pada waktu itu bagian dari Kekaisaran Austria). Makamnya, ditemukan oleh Dr Peter M. Schuster hanya di dalam pintu masuk pulau pemakaman Venetian dari San Michele.

Sumber:
Profil Christian Andreas Doppler 
Biografi Doppler

Melvin Calvin - Penemu Daur Calvin

Melvin Calvin
Melvin Calvin
Nama lahir: 
Melvin Calvin Ellis 

Tanggal lahir: 
8 April 1911 

Termpat lahir: 
St Paul, Minnesota, USA 

Meninggal:
8 Januari 1997 (umur 85) Berkeley , California, USA 

Kebangsaan: 
AS 

Bidang: 
Kimia · Biologi 

Institusi: 
University of Manchester
University of California, Berkeley Berkeley Radiation Laboratory Science Advisory Committee 

Alma mater: 
Michigan College of Mining and Technology
University of Minnesota 

Penasehat akademik:
Michael Polanyi 

Dikenal atas: 
Siklus Calvin 

Penghargaan terkemuka: 
Hadiah Nobel untuk Kimia (1961) Davy Medal (1964) 
Priestley Medal (1978) 
Medali Emas dari American Institute of Chemists (AIC) (1979) National Medal of Science (1989)

Istri: 
Genevieve Elle Jemtegaard (m. 1942; 3 anak-anak) (d.1987)
Melvin Calvin Ellis adalah seorang kimiawan  Amerika,ia dikenal karena menemukan siklus Calvin bersama dengan Andrew Benson dan James Bassham, oleh karenanya pada tahun 1961 ia dianugerahi Nobel untuk Kimia. Dia menghabiskan sebagian besar karirnya selama lima dekade di University of California, Berkeley.

Kehidupan

Calvin lahir di pada  8 April 1911 St Paul, Minnesota, USA. ia merupakan putra Yahudi, imigran dari Kekaisaran Rusia  Ayahnya lahir di Lithuania (kemudian bagian dari Kekaisaran Rusia) dan ibunya di Georgia (juga merupakan bagian dari Kekaisaran Rusia).
Pendidikan

Saat Calvin masih anak kecil keluarganya pindah ke Detroit ; ia lulus dari Central High School pada tahun 1928. Melvin Calvin memperoleh gelar Bachelor of Science dari Michigan College of Mining and Technology (sekarang dikenal sebagai Michigan Technological University ) pada tahun 1931 dan
gelar Ph.D. dalam kimia dari University of Minnesota pada tahun 1935. Dia kemudian menghabiskan empat tahun berikutnya bekerja sebagai postdoctoral di University of Manchester. Ia menikah dengan Genevieve Jemtegaard pada tahun 1942, dan memiliki tiga anak, dua putri dan seorang putra.

Penelitian

Penelitiannya dalam mempelajari fotosintesis melalui penggunaan pelacaklah yang membuat Calvin terkenal. Calvin menggunakan isotop karbon-14 sebagai perunut radioaktif untuk mengungkap reaksi gelap fotosintesis, yang sekarang dikenal sebagai daur Calvin atau siklus Calvin. Daur Calvin menggambarkan bagaimana tanaman mengubah karbon dioksida dan air menjadi gula. Tahun 1961 ia dijuluki "Mr. Photosynthesis" oleh majalah Time. Calvin memenangkan Hadiah Nobel bidang Kimia pada 1961 untuk penemuannya bersama Adam Benson "untuk daur Calvin atau pergerakan karbon dalam tumbuhan".

Ia dikenal sebagai pengurus dalam berbagai komite dan akademi yang berbeda-beda yang mengurusi penelitian ilmiah. Beberapa komite itu di antaranya Komite Penasihat Ilmiah di bawahPresiden John Kennedy dan Lyndon Johnson. Calvin juga dipilih ke Akademi Ilmiah Nasional.

Di samping menerima Hadiah Nobel, Melvin Calvin dianugerahi pula Medali Ilmiah Nasional (1989) dan Medali Davy dari Royal Society of London.

Setelah bertahun-tahun membaktikan diri pada pengajaran dan penelitian, Calvin pensiun pada tahun 1980. Melvin Calvin meninggal pada 8 Januari 1997, dalam usia 85.

Kontroversi 

Dalam sejarah televisi tahun 2011 dari Botany untuk BBC, Timothy Walker, Direktur University of Oxford Botanic Garden, mengkritik perlakuan Calvin Andrew Benson, mengklaim bahwa Calvin telah mendapat kredit untuk pekerjaan Benson setelah menembak dirinya, dan telah gagal untuk menyebutkan Peran Benson ketika menulis otobiografinya dekade kemudian. Benson sendiri juga menyebutkan dipecat oleh Calvin, dan telah mengeluh karena tidak disebutkan dalam otobiografinya. (Wikipedia)

Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī - Ilmuwan Muslim, Penemu Angka Nol

Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī
Muḥammad bin Mūsā al-Khwārizmī
(Arab: محمد بن موسى الخوارزمي) 
Prangko terbitan 6 September 1983 di Uni Soviet 
memperingati ulang tahun al-Khwārizmī 
yang ke-1200 (perkiraan)
Lahir: 780 di Khwārizm
(sekarang Khiva, Uzbekistan) 
Meninggal 850 di Baghdad
Suku: Persia
Dikenal karena: Risalahnya tentang
aljabar dan angka India
Mempengaruhi: Abu Kamil
Al-Khawarizmi (Khawarizm,Uzbekistan, 194 H/780 M-Baghdad, 266 H/850 M) adalah Ilmuwan muslim, ahli di bidang ilmu matematika, astronomi, astrologi, dan geografi. Nama lengkapnya adalah Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi dan di barat ia lebih dikenal dengan nama Algoarisme atau Algorisme. Dalam bukunya al-Khawarizmi memperkenalkan kepada dunia ilmu pengetahuan angka 0 (nol) yang dalam bahasa arab disebut sifr. Sebelum al-Khawarizmi memperkenalkan angka nol, para ilmuwan mempergunakan abakus, semacam daftar yang menunjukkan satuan, puluhan, ratusan, ribuan, dan seterusnya, untuk menjaga agar setiap angka tidak saling tertukar dari tempat yang telah ditentukan dalam hitungan. Akan tetapi, hitungan seperti ini tidak mendapat sambutan dari kalangan ilmuwan Barat ketika itu dan mereka lebih tertarik untuk mempergunakan raqam al-binji (daftar angka arab, termasuk angka nol), hasil penemuan al-khawarizmi. Dengan demikian angka nol baru dikenal dan dipergunakan orang Barat sekitar 250 tahun setelah ditemukan al-Khawarizmi. Hampir sepanjang hidupnya, ia bekerja sebagai dosen di Sekolah Kehormatan di Baghdad.

Buku pertamanya, al-Jabar, adalah buku pertama yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Sehingga ia disebut sebagai Bapak Aljabar. Translasi bahasa Latin dari Aritmatika beliau, yang memperkenalkan angka India, kemudian diperkenalkan sebagai Sistem Penomoran Posisi Desimal di dunia Barat pada abad ke 12. Ia merevisi dan menyesuaikan Geografi Ptolemeus sebaik mengerjakan tulisan-tulisan tentang astronomi dan astrologi.

Kontribusi beliau tak hanya berdampak besar pada matematika, tapi juga dalam kebahasaan. Kata Aljabar berasal dari kata al-Jabr, satu dari dua operasi dalam matematika untuk menyelesaikan notasi kuadrat, yang tercantum dalam buku beliau. Kata algorisme dan algoritma diambil dari kata Algorismi, Latinisasi dari nama beliau. Nama beliau juga di serap dalam bahasa Spanyol Guarismo dan dalam bahasa Portugis, Algarismo yang berarti digit. Nama algoritma diambil dari nama julukan penemunya yaitu al-Khawarizmi.

Biografi

Sedikit yang dapat diketahui dari hidup beliau, bahkan lokasi tempat lahirnya sekalipun. Nama beliau mungkin berasal dari Khwarizm (Khiva) yang berada di Provinsi Khurasan pada masa kekuasaan Bani Abbasiyah (sekarang Xorazm, salah satu provinsi Uzbekistan). Gelar beliau adalah Abū ‘Abdu llāh (Arab: أبو عبد الله) atau Abū Ja’far.

Sejarawan al-Tabari menamakan beliau Muhammad bin Musa al-Khwārizmī al-Majousi al-Katarbali (Arab: محمد بن موسى الخوارزميّ المجوسيّ القطربّليّ). Sebutan al-Qutrubbulli mengindikasikan beliau berasal dari Qutrubbull, kota kecil dekat Baghdad.

Tentang agama al-Khawārizmī', Toomer menulis: “Sebutan lain untuk beliau diberikan oleh al-Ṭabarī, "al-Majūsī," ini mengindikasikan ia adalah pengikut Zoroaster. Ini mungkin terjadi pada orang yang berasal dari Iran. Tetapi, kemudian buku Al-Jabar beliau menunujukkan beliau adalah seorang Muslim Ortodok, jadi sebutan Al-Tabari ditujukan pada saat ia muda, ia beragama Majusi.”

Dalam Kitāb al-Fihrist Ibnu al-Nadim, kita temukan sejarah singkat beliau, bersama dengan karya-karya tulis beliau. Al-Khawarizmi menekuni hampir seluruh pekerjaannya antara 813-833. setelah Islam masuk ke Persia, Baghdad menjadi pusat ilmu dan perdagangan, dan banyak pedagang dan ilmuwan dari Cina dan India berkelana ke kota ini, yang juga dilakukan beliau. Dia bekerja di Baghdad pada Sekolah Kehormatan yang didirikan oleh Khalifah Bani Abbasiyah Al-Ma'mun, tempat ia belajar ilmu alam dan matematika, termasuk mempelajari terjemahan manuskrip Sanskerta dan Yunani.

Karya

Karya terbesar beliau dalam matematika, astronomi, astrologi, geografi, kartografi, sebagai fondasi dan kemudian lebih inovatif dalam aljabar, trigonometri, dan pada bidang lain yang beliau tekuni. Pendekatan logika dan sistematis beliau dalam penyelesaian linear dan notasi kuadrat memberikan keakuratan dalam disiplin aljabar, nama yang diambil dari nama salah satu buku beliau pada tahun 830 M, al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa'l-muqabala (Arab الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة) atau: "Buku Rangkuman untuk Kalkulasi dengan Melengkapakan dan Menyeimbangkan”, buku pertama beliau yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada abad ke-12.

Pada buku beliau, Kalkulasi dengan angka Hindu, yang ditulis tahun 825, memprinsipkan kemampuan difusi angka India ke dalam perangkaan timur tengah dan kemudian Eropa. Buku beliau diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Algoritmi de numero Indorum, menunjukkan kata algoritmi menjadi bahasa Latin.

Beberapa kontribusi beliau berdasar pada Astronomi Persia dan Babilonia, angka India, dan sumber-sumber Yunani. Sistemasi dan koreksi beliau terhadap data Ptolemeus pada geografi adalah sebuah penghargaan untuk Afrika dan Timur –Tengah.

Buku besar beliau yang lain, Kitab surat al-ard ("Pemandangan Bumi";diterjemahkan oleh Geography), yang memperlihatkan koordinat dan lokasi dasar yang diketahui dunia, dengan berani mengevaluasi nilai panjang dari Laut Mediterania dan lokasi kota-kota di Asia dan Afrika yang sebelumnya diberikan oleh Ptolemeus.

Ia kemudian mengepalai konstruksi peta dunia untuk Khalifah Al-Ma’mun dan berpartisipasi dalam proyek menentukan tata letak di Bumi, bersama dengan 70 ahli geografi lain untuk membuat peta yang kemudian disebut “ketahuilah dunia”. Ketika hasil kerjanya disalin dan ditransfer ke Eropa dan Bahasa Latin, menimbulkan dampak yang hebat pada kemajuan matematika dasar di Eropa. Ia juga menulis tentang astrolab dan sundial.

Kitab I - Aljabar

Al-Kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr wa-l-muqābala (Arab: الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة atau Kitab yang Merangkum Perhitungan Pelengkapan dan Penyeimbangan) adalah buku matematika yang ditulis pada tahun 830. Kitab ini merangkum definisi aljabar. Terjemahan ke dalam bahasa Latin dikenal sebagai Liber algebrae et almucabala oleh Robert dari Chester(Segovia, 1145) dan juga oleh Gerardus dari Cremona.

Dalam kitab tersebut diberikan penyelesaian persamaan linear dan kuadrat dengan menyederhanakan persamaan menjadi salah satu dari enam bentuk standar (di sini b dan c adalah bilangan bulat positif)

  • kuadrat sama dengan akar (ax2 = bx)
  • kuadrat sama dengan bilangan konstanta (ax2 = c)
  • akar sama dengan konstanta (bx = c)
  • kuadrat dan akar sama dengan konstanta (ax2 + bx = c)
  • kuadrat dan konstanta sama dengan akar (ax2 + c = bx)
  • konstanta dan akar sama dengan kuadrat (bx + c = ax2)

Dengan membagi koefisien dari kuadrat dan menggunakan dua operasi: al-jabr ( الجبر ) atau pemulihan atau pelengkapan) dan al-muqābala (penyetimbangan). Al-jabr adalah proses memindahkan unit negatif, akar dan kuadrat dari notasi dengan menggunakan nilai yang sama di kedua sisi.

Contohnya, x2 = 40x - 4x2 disederhanakan menjadi 5x2 = 40x. Al-muqābala adalah proses memberikan kuantitas dari tipe yang sama ke sisi notasi. Contohnya, x2 + 14 = x + 5 disederhanakan ke x2 +9 = x.

Beberapa pengarang telah menerbitkan tulisan dengan nama Kitāb al-ǧabr wa-l-muqābala, termasuk Abū Ḥanīfa al-Dīnawarī, Abū Kāmil (Rasāla fi al-ǧabr wa-al-muqābala), Abū Muḥammad al-‘Adlī, Abū Yūsuf al-Miṣṣīṣī, Ibnu Turk, Sind bin ‘Alī, Sahl bin Bišr, dan Šarafaddīn al-Ṭūsī.

Buku 2 - Dixit algorizmi

Buku kedua besar beliau adalah tentang aritmatika, yang bertahan dalam Bahasa Latin, tapi hilang dari Bahasa Arab yang aslinya. Translasi dilakukan pada abad ke-12 oleh Adelard of Bath, yang juga menerjemahkan tabel astronomi pada 1126.

Pada manuskrip Latin,biasanya tak bernama, tetapi umumnya dimulai dengan kata: Dixit algorizmi ("Seperti kata al-Khawārizmī"), atau Algoritmi de numero Indorum ("al-Kahwārizmī pada angka kesenian Hindu"), sebuah nama baru di berikan pada hasil kerja beliau oleh Baldassarre Boncompagni pada 1857. Kitab aslinya mungkin bernama Kitāb al-Jam’a wa-l-tafrīq bi-ḥisāb al-Hind ("Buku Penjumlahan dan Pengurangan berdasarkan Kalkulasi Hindu").


Buku 3 - Rekonstruksi Planetarium

Buku ketiga beliau yang terkenal adalah Kitāb ṣūrat al-Arḍ (Bhs.Arab: كتاب صورة الأرض "Buku Pemandangan Dunia" atau "Kenampakan Bumi" diterjemahkan oleh Geography), yang selesai pada 833 adalah revisi dan penyempurnaan Geografi Ptolemeus, terdiri dari daftar 2402 koordinat dari kota-kota dan tempat geografis lainnya mengikuti perkembangan umum.

Hanya ada satu kopi dari Kitāb ṣūrat al-Arḍ, yang tersimpan di Perpustakaan Universitas Strasbourg. Terjemahan Latinnya tersimpan di Biblioteca Nacional de España di Madrid. Judul lengkap buku beliau adalah Buku Pendekatan Tentang Dunia, dengan Kota-Kota, Gunung, Laut, Semua Pulau dan Sungai, ditulis oleh Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi berdasarkan pendalaman geografis yamg ditulis oleh Ptolemeus dan Claudius.

Buku ini dimulai dengan daftar bujur dan lintang, termasuk “Zona Cuaca”, yang menulis pengaruh lintang dan bujur terhadap cuaca. Oleh Paul Gallez, dikatakan bahwa ini sangat bermanfaat untuk menentukan posisi kita dalam kondisi yang buruk untuk membuat pendekatan praktis. Baik dalam salinan Arab maupun Latin, tak ada yang tertinggal dari buku ini. Oleh karena itu, Hubert Daunicht merekonstruksi kembali peta tersebut dari daftar koordinat. Ia berusaha mencari pendekatan yang mirip dengan peta tersebut.

Buku 4 - Astronomi

Buku Zīj al-sindhind (Arab: زيج "tabel astronomi”) adalah karya yang terdiri dari 37 simbol pada kalkulasi kalenderastronomi dan 116 tabel dengan kalenderial, astronomial dan data astrologial sebaik data yang diakui sekarang.

Versi aslinya dalam Bahasa Arab (ditulis 820) hilang, tapi versi lain oleh astronomer Spanyol Maslama al-Majrīṭī (1000) tetap bertahan dalam bahasa Latin, yang diterjemahkan oleh Adelard of Bath (26 Januari 1126). Empat manuskrip lainnya dalam bahasa Latin tetap ada di Bibliothèque publique (Chartres), the Bibliothèque Mazarine (Paris), the Bibliotheca Nacional (Madrid) dan the Bodleian Library (Oxford).

Buku 5 - Kalender Yahudi

Al-Khawārizmī juga menulis tentang Penanggalan Yahudi (Risāla fi istikhrāj taʾrīkh al-yahūd "Petunjuk Penanggalan Yahudi"). Yang menerangkan 19-tahun siklus interkalasi, hukum yang mengatur pada hari apa dari suatu minggu bulanTishrī dimulai; memperhitungkan interval antara Era Yahudi(penciptaan Adam) dan era Seleucid ; dan memberikan hukum tentang bujur matahari dan bulan menggunakan Kalender Yahudi. Sama dengan yang ditemukan oleh al-Bīrūnī dan Maimonides.

Karya lainnya

Beberapa manuskrip Arab di Berlin, Istanbul, Tashkent, Kairo dan Paris berisi pendekatan material yang berkemungkinan berasal dari al-Khawarizmī. Manuskrip di Istanbul berisi tentang sundial, yang disebut dalam Fihirst. Karya lain, seperti determinasi arah Mekkah adalah salah satu astronomi sferik.

Dua karya berisi tentang pagi (Ma’rifat sa’at al-mashriq fī kull balad) dan determinasi azimut dari tinggi (Ma’rifat al-samt min qibal al-irtifā’).

Beliau juga menulis 2 buku tentang penggunaan dan perakitan astrolab. Ibnu al-Nadim dalam Kitab al-Fihrist (sebuah indeks dari bahasa Arab) juga menyebutkan Kitāb ar-Ruḵāma(t) (buku sundial) dan Kitab al-Tarikh (buku sejarah) tapi 2 yang terakhir disebut telah hilang. (Wikipedia)

Daftar Ilmuwan Muslim

Ka'bah di mekkah
Daftar Ilmuwan Muslim adalah daftar ilmuwan yang beragama Islam. Para ilmuwan Muslim telah memainkan peranan yang signifikan selama sejarah keilmuan di dunia. Ada ratusan ilmuwan Muslim yang terkenal yang telah memberikan sumbangan terhadap peradaban dunia, terutama ketika Eropa berada dalam Zaman Kegelapan.

Zaman kegelapan merupakan sebuah zaman antara runtuhnya Kekaisaran Romawi dan Renaisans atau munculnya kembali peradaban lama. Di saat Zaman Kegelapan, segala keputusan pemerintah dan hukum negara tidak diambil berdasarkan demokrasi di parlemen seperti ketika zaman Kekaisaran Romawi. Keputusan tersebut diambil oleh majelis dewan Gereja. Tidak setiap individu berhak berpendapat, karena pada zaman itu yang berhak mengeluarkan pendapat-keputusan adalah para ahli agama.

Berikut ini daftar tokoh, ilmuwan, dan penemu muslim

Keterangan: klik nama ilmuwan muslim untuk mengetahui biobrafi, biodata, atau penemuannya.

Astronom dan astrofisikawan
  1. Ibrahim al-Fazari
  2. Muhammad al-Fazari
  3. Al-Khwarizmi
  4. Ja'far ibn Muhammad Abu Ma'shar al-Balkhi
  5. Al-Farghani - Arab / Perrsia - Perintis Astronomi Modern
  6. Banu Musa (Ben Mousa) - Bagdad - Perancang air mancur
  7. Ja'far Muhammad ibn Musa ibn Shakir
  8. Ahmad ibn Musa ibn Shakir
  9. Al-Hasan ibn Musa ibn Shakir
  10. Al-Majriti
  11. Muhammad ibn Jabir al-Harrani al-Battani
  12. Al-Farabi (Abunaser)
  13. Abd Al-Rahman Al Sufi - Persia - Pembuat atlas bintang pertama
  14. Abu Sa'id Gorgani - Iran/Persia - matematikawan dan astronom
  15. Kushyar ibn Labban - ilmuwan matematika
  16. Abu Ja'far al-Khazin - Iran - Ahli matematika dan astronom Islam
  17. Al-Mahani - Persia - matematikawan dan astronom Muslim dari Persia
  18. Al-Marwazi - Penggagas pertamakali trigonometri sin, cos, tan
  19. Al-Nayrizi atau Al-Nairizi - Penghitung Arah Ka'bah di Mekah dengan fungsi Tangen
  20. Al-Saghani - Astronom Persia dan Sejarawan Ilmu Pengetahuan
  21. Al-Farghani - Perintis astronomi moderen
  22. Abu Nasr Mansur - Penemu Hukum Sinus
  23. Abu Sahl al-Quhi (Kuhi) - Ahli Geometri Muslim Terbesar
  24. Abu-Mahmud al-Khujandi - Penemu Sekstan Mural
  25. Abu al-Wafa' al-Buzjani - Persia - Matematikawan dan astronom
  26. Ibn Yunus - Mesir - astronom dan matematikawan Muslim dari Mesir
  27. Ibn al-Haytham (Alhacen)
  28. Abu Rayhan al-Biruni
  29. Avicenna (Ibn Sina)
  30. Abu Ishaq Ibrahim al-Zarqali (Arzachel)
  31. Omar Khayyám
  32. Al-Khazini
  33. Ibn Bajjah (Avempace)
  34. Ibnu Thufail (Abubacer) - Al-Andalus -  filsuf, dokter, dan pejabat pengadilan Arab Muslim dari Al-Andalus
  35. Nur Ed-Din Al Betrugi (Alpetragius) - Penemu Penyebab Gerakan Fisik Langit
  36. Ibnu Rusyd , Averroes - Andalusia - Pendiri Pikiran Merdeka
  37. Al-Jazari
  38. Sharaf al-Din al-Tusi
  39. Anvari
  40. Mo'ayyeduddin Urdi - Suriah - mengembangkan Non-Ptolemaic model dari gerak planet
  41. Nasiruddin Al-Tusi - Ilmuwan Persia
  42. Qutb al-Din al-Shirazi
  43. Ibn al-Shatir -Arab - Penemu jam astrolab
  44. Shams al-Din al-Samarqandi - Astronom dan matematikawan Abad ke-13 dari Samarkand
  45. Jamshid al-Kashi - Penemu hukum cosinus pertamakali
  46. Ulugh Beg - Pembangun observatorium termegah yang pernah dibangun oleh para sarjana muslim
  47. Taqi al-Din Muhammad ibn Ma'ruf
  48. Ahmad Nahavandi
  49. Haly Abenragel
  50. Abolfadl Harawi
  51. Tsabit Bin Qurrah

Botani
  1. Al-Dinawari  seorang ahli botani
  2. Ibnu Al-Baitar - Apoteker, ahli botani

Geografi
  • Abu Muhammad al-Hasan al-Hamdani - Ahli geografi

Ahli kimia
  1. Khalid ibn Yazid (Calid)
  2. Jafar al-Sadiq
  3. Jabir ibn Hayyan (Geber), bapak ilmu kimia
  4. Abbas Ibn Firnas (Armen Firman) - penemu presawat terbang
  5. Al-Kindi (Alkindus)
  6. Al-Majriti -  ilmuwan serbabisa
  7. Ibn Miskawayh
  8. Abu Rayhan al-Biruni
  9. Avicenna
  10. Al-Khazini
  11. Nasir al-Din Tusi
  12. Ibn Khaldun - Tunisia - Bapak Pendiri Ilmu Historiografi
  13. Salimuzzaman Siddiqui - India - Perintis-teknik-isolasi-campuran-kimia-tanaman
  14. Al-Khwarizmi - Ilmuwan Muslim, Penemu Angka Nol Lahir: Tahun 780 di Khwārizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) 
  15. Ahmed H. Zewail, peraih Hadiah Nobel Kimia pada tahun 1999
  16. Mostafa El-Sayed - Penemu hukum Spektroskopi
  17. Hasan Al-Rammah - Suriah - Penemu Roket & Torpedo

Ekonom dan sosiolog
  1. Abu Hanifa an-Nu‘man (699-767)
  2. Abu Yusuf (731-798)
  3. Al-Saghani (d. 990), salah satu sejarawan sains pertama
  4. Shams al-Mo'ali Abol-hasan Ghaboos ibn Wushmgir (Qabus), ekonom
  5. Abu Rayhan al-Biruni (973-1048), dianggap sebagai antropolog pertama dan perintis indologi
  6. Ibn Sina (Avicenna) (980–1037), ekonom
  7. Ibn Miskawayh (b. 1030), ekonom
  8. Al-Ghazali (Algazel) (1058–1111), ekonom
  9. Al-Mawardi (1075–1158), ekonom
  10. Nasir al-Din al-Tusi (Tusi) (1201–1274), ekonom
  11. Ibn al-Nafis  penemu peredaran darah
  12. Ibn Taymiyyah (1263–1328), ekonom
  13. Ibn Khaldun (1332–1406), perintis sains sosial seperti demografi, sejarah kebudayaan, historiografi, filosofi sejarah, sosiologi dan ekonomi
  14. Al-Maqrizi (1364–1442) - Mesir - ekonom & sejarawan
  15. Akhtar Hameed Khan, ilmuwan sosial Pakistan; perintis mikrokredit
  16. Muhammad Yunus, ekonom Bangladesh pemenang Hadiah Nobel; perintis microfinance
  17. Mahbub ul Haq, ekonom Pakistan; pengembang Human Development Index dan pendiri Human Development Report

Filsuf

Al-Farabi

Matematikawan
  1. Al-Kindi
  2. Fahmi Basya
  3. Muhammad bin Musa al-Khawarizmi
  4. Ulugh Beg
  5. Al-Khawarizmi
  6. Al-Karaji - menciptaklan mesin air
  7. Al-Battani
  8. Al-Biruni
  9. Umar Khayam - Iran - Matematikawan, astronom, Filsup
  10. Ibnu Sina
  11. Al-Batani

Kedokteran:
  1. Abu al-Qasim al-Zahrawi - Pioner Ilmu Bedah Modern

Wilhelm Ostwald - Pengembang Proses Kimia Asam Nitrat

Wilhelm Ostwald
Wilhelm Ostwald

Lahir:
2 September 1853 Riga, Latvia 

Meninggal: 
4 April 1932 (umur 78) Leipzig, Jerman

Kebangsaan: 
Jerman 

Bidang: 
Kimia 

Institusi: 
Universitas Dorpat, 
Riga Polytechnicum, Universitas Leipzig 

Alma mater: 
Universitas Dorpat

Pembimbing akademik: Carl Schmidt

Mahasiswa doktoral: Arthur Amos Noyes Georg Bredig 
Paul Walden 

Dikenal atas: 
  • Proses Ostwald Viscometer Ostwald Katalisis
  • Pencetus stilah Mol, HSL dan HSV
  • Cincin Liesegang 
  • Hukum pengenceran Ostwald 
  • Ostwald pematangan 
  • Aturan Ostwald Ostwald-Folin Pipet 
  • Persamaan Ostwald-Freundlich 

Penghargaan: Penghargaan Nobel Kimia (1909)
Friedrich Wilhelm Ostwald (bahasa Latvia: Vilhelms Ostvalds) adalah seorang kimiawan Jerman. Ia menerima penghargaan Nobel untuk Kimia pada tahun 19909 untuk pekerjaannya di bidang katalisis, ekuililbria kimia dan kecepatan reaksi. Ostwald, Jacobus Henricus van 't Hoff, dan Svante Arrhenius biasanya disebut sebagai pendiri kimia fisik modern.

Awal kehidupan dan pendidikan

Ostwald lahir sebagai etnis Baltik Jerman di Riga pada 2 September 1853 dari pasangan Gottfried Wilhelm Ostwald (1824-1903) dan Elisabeth Leuckel (1824-1903). Dia adalah anak kedua dari tiga bersaudara, Eugen (1851-1932) dan Gottfried (1855-1918). Ostwald lulus dari University of Tartu, Estonia pada tahun 1875. Ia mendapat gelar Ph.D. pada tahun 1878 di bawah bimbingan Carl Schmidt, dan mengajar di Co-Arc 1875-1881 dan di Riga Polytechnicum 1881-1887.

Penelitian

Ostwald biasanya dikreditkan dengan proses Ostwald (paten 1902), yang digunakan dalam pembuatan asam nitrat, meskipun kimia dasar telah dipatenkan 64 tahun sebelumnya oleh Kuhlmann. Haber dan Bosch bekerja memperbaiki proses nitrogen (selesai pada 1911 atau 1913). 1908 (enam tahun setelah paten) sering disebut penemuan proses Ostwald, perkembangan ini memotivasi dia untuk melakukan pekerjaan tambahan untuk mengkomersilkan proses dalam kerangka waktu.

Proses Ostwald dalam pembuatan Asam Nitrat

Proses Ostwald ialah proses kimia untuk pembuatan asam nitrat (HNO3). Wilhelm Ostwald mengembangkan proses ini, dan mematenkan pada tahun 1902. Proses Ostwald process merupakan andalan industri kimia modern, dan proses ini menghasilkan bahan baku utama untuk kebanyakan tipe umum produksi pupuk. Secara historis dan secara praktis, proses  Ostwald berkaitan erat dengan proses Haber, yang menghasilkan bahan baku yang diperlukan, ammonia (NH3).

Gambaran

Ammonia diubah menjadi asam nitrat dalam dua tahapan. Ammonia dioksidasi (dalam arti “dibakar”) melalui pemanasan dengan oksigen dengan adanya katalis seperti platinum dengan 10% rhodium, untuk membentuk oksida nitrat dan air. Langkah ini sangat eksotermis, sehingga sumber panas berguna sekali untuk dimulai:

4 NH3 (g) + 5 O2 (g) → 4 NO (g) + 6 H2O (g) (ΔH = −905.2 kJ)

Tahap dua melibatkan dua reaksi dan dilakukan dalam peralatan absorpsi yang mengandung air. Oksida nitrat awalnya dioksidasi lagi untuk menghasilkan nitrogen dioksida: Gas ini kemudian mudah diserap oleh air, menghasilkan produk yang diinginkan (asam nitrat, meskipun dalam bentuk encer), sekaligus mengurangi sebagian kembali ke oksida nitrat:

2 NO (g) + O2 (g) → 2 NO2 (g) (ΔH = −114 kJ/mol)
3 NO2 (g) + H2O (l) → 2 HNO3 (aq) + NO (g) (ΔH = −117 kJ/mol)

NO didaur-ulang, dan asam dipekatkan sampai kekuatan yang diperlukan melalui penyulingan.

Alternatifnya, bila tahap akhir dilakukan dalam udara:

4 NO2 (g) + O2 (g) + 2 H2O (l) → 4 HNO3 (aq)

Kondisi khas untuk tahap pertama, yang berkontribusi pada hasil keseluruhan sekitar 98%, adalah:
  •  Tekanan antara 4 dan 10 atmosfer (sekitar 400-1010 kPa atau 60-145 psig) dan;
  • Suhu sekitar 500 K (kira-kira 217 oC atau 422,6 oF).\
Sebuah komplikasi yang perlu dipertimbangkan melibatkan reaksi-samping pada langkah pertama yang mengalihkan oksida nitrat kembali ke N2:

4 NH3 + 6 NO → 5 N2 + 6 H2O
Ini adalah sebuah reaksi sekunder yang diminimalisir oleh pengurangan waktu campuran gas yang berada dalam kontak dengan katalis.
Karir

Kombinasi dari dua terobosan ini segera menyebabkan proses produksi pupuk dan bahan peledak skala besar lebih ekonomis, yang dibutuhkan oleh Jerman selama Perang Dunia I. Ostwald juga melakukan pekerjaan yang signifikan pada teori dilusi yang mengarah ke penemuan hukum cairan yang dinamai menurut namanya. aturan Ostwald menyangkut perilaku polimorf. Kata mol , menurut Gorin, diperkenalkan dalam kimia sekitar tahun 1900 oleh Ostwald. Ostwald mendefinisikan satu mol sebagai berat molekul suatu zat dalam gram. Menurut Ostwald Konsep ini terkait dengan gas ideal. Ironisnya, pembangunan konsep mol Ostwald berhubungan langsung dengan oposisi filosofisnya ke teori atom, terhadap (bersama dengan Ernst Mach) salah satu holdouts terakhirnya.

Pada tahun 1906 Ostwald terpilih sebagai anggota dari Komite Internasional tentang Berat Atom. Sebagai konsekuensi dari Perang Dunia I keanggotaan ini berakhir pada tahun 1917 dan tidak dilanjutkan setelah perang. Laporan Tahunan 1917 dari komite berakhir dengan catatan yang tidak biasa: "Karena perang Komite Eropa telah memiliki banyak kesulitan di jalan korespondensi anggota Jerman, Profesor Ostwald, belum mendengar dari sehubungan dengan laporan ini Mungkin. sensor huruf, baik di Jerman maupun dalam perjalanan, telah menyebabkan keguguran ".

Selain karyanya dalam kimia, Wilhelm Ostwald sangat produktif dalam bidang yang luas. Karyanya yang diterbitkan mencakup banyak tulisan-tulisan filosofis, mengandung sekitar empat puluh ribu halaman. Ostwald juga terlibat dalam gerakan perdamaian dari Berta von Suttner .

Di antara kepentingan yang lain, Ostwald adalah seorang pelukis amatir yang membuat pigmen sendiri, dan yang mengembangkan minat yang kuat dalam teori warna dalam dekade hidepnya di kemudian hari. Dia menulis beberapa publikasi di lapangan, seperti Malerbriefe nya (Letters to a Painter, 1904) dan Die Farbenfibel (The Color Primer, 1916). Karyanya dalam teori warna dipengaruhi oleh Albert Henry Munsell, Paul Klee dan anggota De Stijl , termasuk Piet Mondrian. Ia juga tertarik dengan gerakan bahasa internasional, pertama kali belajar Esperanto, kemudian Ido. Ostwald menyumbangkan setengah proceddings dari hadiah Nobel yang dditerima tahun 1909 untuk gerakan Ido, pendanaan majalah Ido Progreso yang telah diusulkan pada tahun 1908.

Ostwald mengadopsi filosofi Monisme sebagaimana dikemukakan oleh Ernst Haeckel dan menjadi Presiden monistik Alliance pada tahun 1911. Dia menggunakan forum Aliansi untuk mempromosikan Darwinisme Sosial, egenetika dan eutanasia.

Wilhelm Ostwald meninggal pada 4 April 1932 (umur 78) di Leipzig, Jerman.

Sumber: 
Wikipedia
Wawasan Ilmu Kimia